Kerabat DS juga bisa terjerat pasal TPPU

Rabu, 13 Maret 2013 - 22:27 WIB
Kerabat DS juga bisa...
Kerabat DS juga bisa terjerat pasal TPPU
A A A
Sindonews.com - Kerabat maupun orang terdekat yang menikmati atau menggunakan aset milik tersangka Irjen Pol Djoko Susilo bisa juga dijerat hukum. Sebab, orang itu dianggap telah menampung hasil tindak pidana pencucian uang yang dilakukan DS.

Apabila nanti penyidik menemukan bukti orang-orang terdekat itu menerima atau mengelola aset milik mantan Kakorlantas tersebut bisa dianggap melanggar salah satu pasal di UU No 8 tahun 2010 mengenai pencegahan dan pemberantasan TPPU.

Dalam pasal itu disebutkan, pemufakatan jahat adalah perbuatan dua orang atau lebih yang bersepakat untuk melakukan tindakan TPPU.

“Harus dilihat itu dulu, niatnya harus tahu dulu,“ ujar juru bicara KPK, Johan Budi, di KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Johan menjelaskan, pihaknya harus mengetahui apa makna para oknum yang mau ditugasi DS untuk mengelola aset itu yang jumlahnya 30 mulai dari benda bergerak dan tidak bergerak.

“Orang-orang yang menampung itu bisa kena, kalau dia mengetahuinya, dan ada kriteria-kriteria sepeti dalam UU NO 8/2010 tentang TPPU. Kemudian niatnya harus terpenuhi, apakah memang orang-orang itu berniat menampung uang korupsi DS,“ jelasnya.

Johan pun menegaskan, untuk menguatkan pasal TPPU itu kepada kerabat DS, penyidik harus dapat menemukan bukti-bukti pendukung lainnya.

Sementara itu, terkait tindakan penyidik KPK yang dituding tidak dapat membuktikan predicate crime DS dalam melakukan penyitaan terhadap aset-aset, dianggap Johan bukan kewajiban yang perlu dilakukan KPK.

“Di UU tidak harus dibuktikan terlebih dahulu. Tetap bisa dilakukan,“ tegasnya.

Johan mengatakan, sampai saat ini setidaknya ada 26 aset berupa tanah dan bangunan yang diduga berkaitan dengan DS yang berhasil disita.

"Ada 26 aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa kota. Ada tiga SPBU yang belum disita dan juga empat mobil yang bukan atas nama DS, " ungkap Johan.

Sebelumnya, KPK telah menyita 20 aset DS. Aset itu tersebar di Jakarta, Semarang, Solo, Yogyakarta, Depok, dan Bogor. Belum diketahui berapa jumlah nilai aset DS yang telah disita.

Dalam kasus ini, DS dijerat dengan Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU No 8 Tahun 2010, kemudian Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 UU No. 15 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
(lns)
Berita Terkait
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dukung Sekat Arus Balik,...
Dukung Sekat Arus Balik, Korlantas Polri Siapkan Sistem Layanan Virtual
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved