Pinang Puan, PBB coba cari dukungan politik

Senin, 11 Maret 2013 - 06:03 WIB
Pinang Puan, PBB coba...
Pinang Puan, PBB coba cari dukungan politik
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, A Bakir Ihsan menilai, niatan Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra meminang politikus PDIP Puan Maharani di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang sebagai bentuk mencari dukungan.

Di tengah ketidakpastian PBB lolos menjadi peserta Pemilu 2014, Yusril mencoba mencari dukungan politik dengan melakukan pendekatan terhadap partai besar yakni PDIP.

"Saya melihat ini sebagai sebuah strategi politik Yusril untuk memastikan bahwa PBB ini layak didukung menjadi peserta Pemilu 2014 dengan menggandeng partai-partai besar termasuk PDIP. Puan kan selama ini anak emasnya Mega, PBB mencoba cari keuntungan dengan mendekati Puan," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Senin (11/3/2013).

Ia melanjutkan, dengan menarik putri Ketua Umum PDP Megawati Sukarnoputri untuk dicalonkan sebagai calon presiden minimal ada dukungan politik dari PDIP untuk memastikan PBB bisa ikut pada Pemilu 2014.

"Saya melihatnya ini sebagai salah satu upaya untuk menarik dukungan politik untuk mengamankan posisi PBB yang belum lolos," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra langsung bermanuver soal pencapresan begitu partainya dinyatakan lolos Pemilu 2014 oleh pengadilan.

"Puan masih muda, cakap dan pintar. Pada dirinya mengalir darah Bung Karno melalui Bu Mega," kata Yusril lewat keterangan tertulis pada wartawan, Minggu 10 Maret 2013.

Menurut Yusril, dia dan Puan adalah pasangan ideal. Garis kepemimpinan yang diwariskan kepada Puan dinilai cocok dikombinasikan dengan dirinya yang memiliki ilmu tata negara.

"Saya sudah sudah lama berpikir, bagaimana idealnya kepemimpinan bangsa ini ke depan di tengah krisis tokoh sekarang ini. Kalau sekiranya Puan berkenan maju sama-sama, saya pikir ini ideal dan ada harapan besar mendapat dukungan mayoritas rakyat dalam Pemilihan Presiden 2014," imbuhnya.
(kri)
Berita Terkait
Sekjen PDIP Hasto Bantah...
Sekjen PDIP Hasto Bantah Soal Isu Lima Nama Capres
PKS Dorong Partai Politik...
PKS Dorong Partai Politik Umumkan Capres Sejak Dini
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Airlangga: Capres 2024...
Airlangga: Capres 2024 dari KIB Harus Anggota Partai Politik
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Erick Thohir Sosok Pemimpin...
Erick Thohir Sosok Pemimpin Religius Pelengkap Capres Nasionalis
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved