SBY cenderung pilih pengganti Anas dari militer
Sabtu, 09 Maret 2013 - 08:03 WIB
SBY cenderung pilih pengganti Anas dari militer
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentunya mempunya kriteria tersendiri dalam menentukan pengganti Anas Urbaningrum yang sudah berhenti sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto mengatakan, meski masih nominasi, namun beberapa kriteria menurut keinginan SBY sudah bisa dibaca oleh publik.
"Kayaknya SBY menginginkan, figur yang punya pengalaman manajemen konflik yang kuat, sosok yang terbiasa menjalankan AUM strategy (unxiety uncertainty management) dalam organisasi," kata Gun Gun saat dihubungi Sindonews, Sabtu (9/3/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, dari gambaran kriteria tersebut, bisa disimpulkan bahwa SBY menginginkan figur yang asalnya dari kalangan militer.
"Nah, kalau melihat itu dan kecenderungan pola-pola SBY, maka figur yang berlatarbelakang militer yang sepertinya difavoritkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, pasca berhentinya Anas dari Ketua Umum Demokrat, pada Sabtu 23 Februari 2013, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat No 7, Salemba, Jakarta Pusat. Praktis, partai berwarna biru itu sampai saat ini belum memiliki Ketua Umum.
Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto mengatakan, meski masih nominasi, namun beberapa kriteria menurut keinginan SBY sudah bisa dibaca oleh publik.
"Kayaknya SBY menginginkan, figur yang punya pengalaman manajemen konflik yang kuat, sosok yang terbiasa menjalankan AUM strategy (unxiety uncertainty management) dalam organisasi," kata Gun Gun saat dihubungi Sindonews, Sabtu (9/3/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, dari gambaran kriteria tersebut, bisa disimpulkan bahwa SBY menginginkan figur yang asalnya dari kalangan militer.
"Nah, kalau melihat itu dan kecenderungan pola-pola SBY, maka figur yang berlatarbelakang militer yang sepertinya difavoritkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, pasca berhentinya Anas dari Ketua Umum Demokrat, pada Sabtu 23 Februari 2013, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat No 7, Salemba, Jakarta Pusat. Praktis, partai berwarna biru itu sampai saat ini belum memiliki Ketua Umum.
(maf)