Menko Polhukam: Jangan remehkan Komite Etik KPK

Jum'at, 01 Maret 2013 - 21:22 WIB
Menko Polhukam: Jangan...
Menko Polhukam: Jangan remehkan Komite Etik KPK
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto mengaku yakin Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan menindaklanjuti laporan dari para loyalis Anas Urbaningrum soal adanya kebocoran Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).

"Kalaupun sudah dilaporkan pasti akan ditindaklanjuti ya," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/3/2013).

Menurut Djoko, Mabes Polri akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika bocornya sprindik Anas itu telah dilaporkan ke Mabes Polri.

Lagi pula, kata Djoko, KPK sudah memiliki Komite Etik. "KPK toh sudah bentuk komite etik. Saya kira mereka pasti akan kerja sama, itulah fungsi kedua lembaga," ungkapnya.

Dia pun meminta agar kapasitas dan kredibilitas Komite etik dan pihak KPK tidak diremehkan. "Kita harus dukung KPK memberantas korupsi termasuk Komite etik dalam kembalikan kredibilitas etis dari komisioner maupun anggota KPK," pungkasnya.

Seperti diketahui, loyalis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mendatangi gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jumat 1 Maret 2013 sore. Pihak Anas yang diwakili oleh mantan Ketua DPC PD Cilacap Tridianto itu tiba di Bareskrim Mabes Polri pukul 17.30 WIB.

Dia melaporkan bocornya sprindik yang beredar ke publik yang menyebutkan Anas Urbaningrum tersangka kasus hambalang.
(lns)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved