KPK sudah tidak bersih lagi?

Jum'at, 01 Maret 2013 - 06:35 WIB
KPK sudah tidak bersih...
KPK sudah tidak bersih lagi?
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai sudah tidak netral lagi. Pasalnya, dalam penetapan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus Hambalang, KPK sudah mulai 'bermain'.

"KPK sekarang tidak bersih lagi. Orang KPK sudah mulai banyak yang 'bermain', bermain politik. Pada kasus Anas, orang KPK ada yang pro terhadap SBY ada juga yang ke Anas," kata guru besar ilmun politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit kepada Sindonews, Jumat (1/3/2013).

Pada kesempatan itu dia juga menyinggung persoalan konflik di internal Partai Demokrat yang berbuntut pada berhentinya Anas Urbaningrum dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Hambalang.

Menurutnya saat ini terjadi dua kubu di internal partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Ada kubu Anas dan SBY. Dia menjelaskan, Anas didukung oleh teman aktivisnya dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ada di Demokrat. Sementara SBY didukung oleh politikus Demokrat lainnya yang memiliki motivasi untuk cari selamat.

"Hal itu dari latar belakang organisasi yang mereka bangun sebelumnya yang sama dengan Anas HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Tetapi, yang pro SBY tidak lain untuk mencari aman," katanya.

Namu, ketika disinggung siapa saja politikus yang berlindung di balik SBY itu untuk mencari selamat, pria kelahiran Sumatera Barat ini enggan membeberkannya. "Saya tidak tahu betul siapa mereka yang berada dibalik semuanya. Tapi menurut saya, itu akan menjadi bias nantinya," tukasnya.

Sekadar informasi, sebelum menetapkan Anas sebagai tersangka dalam kasus Hambalang, draf sprindik Anas sudah diketahui publik. Padahal, draf sprindik itu merupakan rahasia negara yang tidak sembarangan untuk di publikasikan.

Pada penetapan Anas sebagai tersangka, Ketua KPK Abraham Samad, sebagai salah satu yang menandatangani pada draf sprindik yang bocor tersebut. Namun, dia membantah, kalau dirinya dituding sebagai pihak yang membocorkan sprindik milik Anas itu.
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved