Serangan balik Istana merupakan serangan politik

Jum'at, 01 Maret 2013 - 06:06 WIB
Serangan balik Istana...
Serangan balik Istana merupakan serangan politik
A A A
Sindonews.com - Halaman demi halaman yang dijanjikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum, akhirnya mulai dikuak. Sat-persatu halaman mulai dibuka oleh Anas. Namun, dengan terkuaknya halaman itu rupanya pihak Istana tersinggu dengan kelakuan Anas itu.

Bagaimana tidak, perseteruan antara Anas dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat masih terus memanas. Ini merupakan pertarungan politik yang dibawa ke ranah kekuasaan serta jabatan.

"Serangan balik dari pihak Istana tidak terluput dari Partai Demokrat. Seakan Istana ini milik Demokrat. SBY selaku Ketua Dewan Partai Demokrat," kata guru besar ilmu politik Universitas Indonesia (UI) Arbi sanit kepada Sindonews, Jumat (1/3/2013).

Perseteruan keduanya tidak bisa dihindarkan dari pertarungan politik. Keduanya sama-sama memiliki kekuatan dan pasukan di politik. "Ini sama-sama akan saling menyerang," katanya.

Keduanya sama-sama memegang prinsip untuk mencapai tujuannya tersebut. "SBY ingin menyelamatkan partainya dari kemerosotan elektabilitas. Sedangkan Anas ingin membuktikan dirinya tidak bersalah," katanya.

Kendati demikian, kata dia, perlawanan yang dilakukan oleh mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Ketum PB HMI) itu, tidak akan mengubah status tersangkanya pada kasus pembangunan sport center di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"Serangan Anas tersebut, tidak akan berubah status Anas di kasus Hambalang. Anas harus bisa membuktikan dirinya tidak bersalah dalam kasus tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla mengatakan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang sekaligus sebagai Presiden SBY siap menghadapi Anas Urbaningrum.

"Intinya begini, Pak SBY siap menghadapi halaman-halaman apapun yang akan dibuka oleh siapapun. Mengenai Bank Century atau apapun, beliau siap," katanya usai jumpa pers di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 27 Februari 2013.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved