Elektabilitas meningkat, Hanura bersyukur & merasa tertantang

Selasa, 19 Februari 2013 - 17:27 WIB
Elektabilitas meningkat,...
Elektabilitas meningkat, Hanura bersyukur & merasa tertantang
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Jakarta (LSJ) terkait elektabilitas partai politik menempatkan Hanura di rangking kelima membuntuti Partai Demokrat. Padahal, beberapa survei selalu menempatkan Hanura di posisi terakhir.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) menanggapi dengan rendah hati hasil LSJ. Namun, HT mengaku merasa bersyukur dengan hasil positif yang menempatkan Hanura di posisi lebih baik.

"Saya bersyukur dan merasa tertantang dengan hasil survei yang ada," kata HT dalam keterangan persnya setelah acara penyerahan bantuan korban bencana Manado di Kantor DPP Partai Hanura Jalan Tanjung Karang Nomor 7, Jakarta Pusat, (19/02/2013).

Mantan Ketua Dewan Pakar Partai NasDem ini mengatakan, penting sekali bagi Partai Hanura untuk meraih dukungan rakyat sebesar-besarnya. Ia meyakini, kehadiran Hanura di dalam pemerintahan bisa membawa perubahan bagi masyarakat.

"Perubahan bisa terjadi kalau Hanura menang pemilu," ucap HT.

Dari hasil survei yang dilakukan LSJ, elektabilitas Partai Golkar sebesar 18,5 persen dan diikuti PDI Perjuangan sebesar 16,5 persen. Di posisi ketiga diisi Partai Gerindra dengan elektabilitas 10,3 persen.

Sementara, Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu dua kali terus mengalami penurun dengan perolehan angka 6,9 persen. Sedangkan, Partai Hanura mengalami peningkatan signifikan 5,8 persen dan menyalip elektabilitas Partai Nasdem dengan besaran 4,5 persen.

Sementara partai-partai Islam, seperti PKS berada di angka 2,6 persen, PAN 2,5 persen, PPP 2,4 persen, dan PKB 1,8 persen.

Survei LSJ dilakukan pada 9 Februari-15 Februari 2013 di 33 propinsi dengan mengambil sampel sebanyak 1225. Margin of error plus minus 2,8 persen dan level of confidence 95 persen. Populasi dari jajak pendapat adalah seluruh penduduk Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Pengumpulan data dilakukan dengan metode teknik wawancara dengan responden berpedoman pada kuesioner.
(kri)
Berita Terkait
Amsal Sampetondok Selangkah...
Amsal Sampetondok Selangkah Lagi Pimpin Hanura Sulsel
Tiga Bakal Calon Ketua...
Tiga Bakal Calon Ketua Berebut Kursi 01 Hanura Sinjai
Jika Diminta DPP, 16...
Jika Diminta DPP, 16 DPC Hanura Siap Berkumpul untuk Amsal
Didorong jadi Ketua...
Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Biarkan Konflik Internal...
Biarkan Konflik Internal Berkepanjangan, DPP Sandera Hanura Sulsel
DPP Diminta Pertimbangkan...
DPP Diminta Pertimbangkan Dukungan 16 DPC untuk Amsal Pimpin Hanura Sulsel
Berita Terkini
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Infografis
Waspada, Kasus Demam...
Waspada, Kasus Demam Berdarah di Indonesia Kembali Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved