Keterbukaan informasi di Indonesia masih lemah

Selasa, 19 Februari 2013 - 14:59 WIB
Keterbukaan informasi...
Keterbukaan informasi di Indonesia masih lemah
A A A
Sindonews.com - Perhatian pemerintah terhadap keterbukaan informasi sampai saat ini memprihatinkan. Negara masih enggan terbuka dalam menyampaikan informasi yang seharusnya bisa dikonsumsi publik.

"Perhatian negara atau negara terhadap keterbukaan informasi memang masih memprihatinkan," ujar Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun
dalam diskusi RUU Rahasia Negara versus Penutupan Skandal Politik di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2013).

Tama pun memberikan beberapa contoh perhatian pemerintah dalam keterbukaan informasi publik yang masih lemah itu.

Pertama, hingga saat ini belum ada rencana Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk mencari pengganti komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) meski masa jabatannya kurang dari lima bulan.

"Pertama bisa kita lihat, sampai saat ini Menkominfo belum memberikan wacana pengganti komisioner KIP padahal waktu pertama pemilihan komisioner pertama saja membutuhkan sembilan bulan hingga mereka bisa bekerja, sekarang tinggal sekitar empat bulan atau kurang dari lima bulan," katanya.

Contoh kedua lanjutnya, kalau pun KIP mengeluarkan putusan mengenai informasi yang harus diterima masyarakat banyak pihak yang enggan menghormati dan mematuhi apa yang menjadi putusan tersebut.

"Kedua, misal kita ke satu sekolah minta laporan BOS tetapi tidak dikasih padahal itu informasi yang harus diketahui publik. Atau kita ke partai dan meminta laporan keuangan mereka, banyak yang menolak dengan dalih rahasia padahal juga kita sudah menangkan di sidang ajudikasi KIP," cetusnya.

Dari dua contoh itu Tama menyimpulkan kalau keterbukaan informasi publik di Indonesia masih sebatas uji coba karena banyak yang belum menjalankan.

"Ini masih sebatas uji coba atau trial saja, tidak ada jaminan untuk itu, upaya yang dilakukan pun masih omong kosong," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
Kunjungi iNews Media...
Kunjungi iNews Media Group, Kadispenad Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
iNews Media Group Temui...
iNews Media Group Temui Mensos Risma Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved