Dengar kabar KLB, DPC Demokrat siap bela Anas

Sabtu, 16 Februari 2013 - 07:18 WIB
Dengar kabar KLB, DPC...
Dengar kabar KLB, DPC Demokrat siap bela Anas
A A A
Sindonews.com - Keksiruhan terjadi di tubuh Partai Demokrat mulai berdampak pada kepengurusan di tingkat DPC. Kabar soal bakal Kongres Luar Biasa (KLB) untuk melengserkan Anas Urbaningrum dari posisi Ketua umum DPP Partai Demokrat menimbulkan kekhawatiran luar biasa.

Atas kekhawatiran itulah kemudian sejumlah DPC di antaranya DPC Buol, Pasaman Barat, dan Dharmasraya membuat petisi pemuda Demokrat.

"Kader Demokrat di bawah prihatin dengan keadaan saat ini. Kami ingin konstitusi ini ditegakkan," tegas Ketua DPC Buol Arta Razak kepada Sindonews, Sabtu (16/2/2013).

Konstitusi, menurut Arta Razak adalah roh sebuah organisasi, sehingga apabila konstitusi diinjak - injak organisasi kehilangan arah. Dirinya dan jajaran pengurus DPC lainnya tidak menginginkan itu terjadi, sebab Demokrat dibangun secara bersama-sama.

"Kami tidak akan lagi melihat siapapun dia yang telah menginjak-injak konstitusi itu. Siapapun harus menghormati konstitusi, karena dia forum resmi, berlaku pada tingkat level demokrasi, maka kami akan bersama-sama menegakkan konstitusi ini," tegasnya lagi.

Jika pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar 17 Februari besok terdapat keputusan yang inkonstitusional, misalnya KLB, maka pemuda Demokrat dari tingkat DPC siap menghadapinya.

"Kami sepakat tidak ada tendensi politik di sini, intinya kami ingin kembali ke konstitusi, sebagai kesepakatan politik Petisi Pemuda Demokrat ini akan kami suarakan pada Rapimnas," tegas Arta.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat membentuk petisi sebagai bentuk dukungan terhadap Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Petisi terdiri lima poin itu, intinya menolak keras jika Anas Urbaningrum dilengserkan dari posisi Ketum Demokrat seperti kabar yang berbedar belakangan ini.

Petisi itu ditandatangani Ketua DPC Buol Arta Razak, Ketua DPC Pasaman Barat Yulianto, dan Ketua DPC Dharmasraya Masrigi, Jumat (15/2/2013).

Berikut isi petisi yang diterima Sindonews:

1. Ketua Umum Anas Urbaningrum adalah produk konstitusional Kongres Partai Demokrat II di Bandung, yang sah.

2. Melengserkan Anas Urbaningrum dari jabatan Ketum adalah inkonstitusional. Ketum Anas Urbaningrum hanya dapat diganti melalui kongres sebagai mana yang termaktub dalam AD/ART PD.

3. Menolak dan mengutuk keras upaya-upaya yang mengarah kepada pemaksaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang tidak sesuai dengan AD/ART PD.

4. Jika dalam Rapimnas pada 17 Februari mendatang ada kondisi yang mengarah pada upaya-upaya inkonstitusional, maka kami akan menyatakan walk out dan melakukan pressure massa untuk menggagalkan acara tersebut.

5. Meminta kepada Majelis Tinggi untuk mengembalikan pelaksanaan organisasi ke DPP.
(lns)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved