SBY dan keluarga tak transparan soal pajak

Kamis, 14 Februari 2013 - 21:19 WIB
SBY dan keluarga tak...
SBY dan keluarga tak transparan soal pajak
A A A
Sindonews.com - Pusat Anti Korupsi (PUKAT) UGM menilai ada tindakan tidak transparan yang ditunjukkan oleh keluarga Presiden SBY terkait pelaporan pajak. Bahkan, pada Surat Pajak Tahunan (SPT) keluarga orang nomor satu di Indonesia tersebut terdapat kejanggalan.

Peneliti Senior PUKAT UGM Hifdzil Alim kepada wartawan di kantor PUKAT UGM mengatakan, SBY dan kedua anaknya Edhi Baskoro dan Agus Harimurti harusnya transparan dalam melaporkan pajak terkait harta kekayaan yang dimiliki. Sebab masyarakat perlu mengetahui laporan pajak yang benar dari para pejabat negara.

"Masyarakat tidak akan tahu mengenai kejanggalan SPT presiden dan keluarganya jika tidak ada pemberitaan tentang hal tersebut. Agus dan Ibas selaku pejabat negara juga berkewajiban untuk menjelaskan kepada publik tentang sinyalemen kejanggalan pajak mereka. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar tidak ada lagi kasak-kusuk yang mengotori jabatan pejabat negara," ujarnya, di Yogyakarta, Kamis (14/2/2013).

Boy, sapaan akrabnya mengatakan, upaya transparansi dari keluarga presiden tersebut tentu mampu menjadi contoh transparansi bagi semua pejabat negara, khususnya semua pejabat yang ada di bawah perintah presiden.

Sementara, peneliti PUKAT UGM lainnya Laras Susanti mengungkapkan, kewajiban transparansi pejabat negara itu sesuai dengan UU Nomor 8 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Dalam UU itu, azas keterbukaan harus diusung oleh penyelenggara negara.

"Tuntutan transparansi penyelenggara negara juga dilengkapi dengan hak jawab terhadap setiap teguran, tindakan dari atasannya, ancaman hukuman dan kritik masyarakat," jelasnya.
(lns)
Berita Terkait
KPK Tahan Dua Konsultan...
KPK Tahan Dua Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations
Kepala Kantor Pajak...
Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK
KPK Buka Peluang Tetapkan...
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Koorporasi dalam Kasus Suap Pajak
Suap Pajak Mobil Mewah,...
Suap Pajak Mobil Mewah, Eks Kepala KPP PMA Jakarta Divonis 6,5 Tahun
Buntut Kasus Rubicon,...
Buntut Kasus Rubicon, Dirjen Pajak Tegas ke Pejabat Pajak yang Korupsi
KPK Jebloskan Dua Tersangka...
KPK Jebloskan Dua Tersangka Penyuap Pejabat Pajak ke Penjara
Berita Terkini
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved