Konsolidasi Demokrat malam ini bukan untuk kudeta Anas

Minggu, 10 Februari 2013 - 18:52 WIB
Konsolidasi Demokrat...
Konsolidasi Demokrat malam ini bukan untuk kudeta Anas
A A A
Sindonews.com - Kabar yang menyebutkan akan ada penggulingan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam rapat tertutup yang digelar Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas Bogor, dinilai sesat.

Pasalnya, pertemuan malam ini ditujukan untuk musyawarah menentukan nasib partai dengan menyatukan visi misi para Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) se-Indonesia.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PD Padang Pariaman, Eri Zulfian, pusat telah memberikan informasi jika konsolidasi tersebut bersifat rembuk, dan bukan mengkudeta Anas.

"Tidak ada penon-aktifan Anas. Karena, tatanan yang harus berjalan dalam partai mengacu pada AD/ART," jelas Eri kepada Sindonews, Minggu (10/2/2013), sore.

Maka itu, dia menyebut jika Anas masih merupakan Ketua Umum partainya hingga saat ini.

"Anas adalah Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, dan dipercaya oleh seluruh yang berhak memilih dari Sabang sampai Merauke saat kongres terdahulu,” tegasnya.

Terkait banyaknya orang-orang yang berbicara soal penon-aktifan Anas, Ery menyebut hal tersebut wajar dalam sebuah partai. Dia menyebut ada seseorang yang tentu ingin mengambil keuntungan dari keruhnya partai berlambang mercy tersebut.

"Yang bicara soal penon-aktifan Anas, hanyalah orang-orang yang saat libidonya naik, dan lupa dengan aturan organisasi partai," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Partai Demokrat (PD) malam ini akan menggelar rapat tertutup di kediaman Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Cikeas, Bogor.

Kepastian rapat tertutup tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Soetan Bhatoegana kepada Sindonews. Menurutnya, semua pejabat elite PD, Dewan Pengurus Daerah (DPD) seluruh Indonesia akan dikumpulkan terkait rapat tersebut.

"Semua sesuai dengan apa yang disampaikan SBY, semua Ketua DPD seluruh Indonesia akan rapat malam ini," jelasnya.

Hal itu menyusul sikap SBY yang menyatakan mengambil alih kendali Partai Demokrat untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh partai berlambang mercy tersebut.

Langkah-langkah darurat yang akan dilakukannya, salah satunya dengan melakukan pemanggilan Ketua DPD PD dan jajaran elite Demokrat untuk mencari solusi bersama yang bersifat sentralisme demokrasi.
(rsa)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved