Tetapkan Anas tersangka, KPK bisa saja diintervensi

Minggu, 10 Februari 2013 - 09:01 WIB
Tetapkan Anas tersangka,...
Tetapkan Anas tersangka, KPK bisa saja diintervensi
A A A
Sindonews.com - Apabila dalam waktu dekat ini, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi proyek Sport Center Hambalang, Bogor Jawa Barat (Jabar) maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) layak untuk dicurigai. Bisa saja, lembaga antikorupsi itu telah diintervensi oleh kekuaasaan.

"Mari kita amati, satu atau dua hari ini, apakah KPK akan menetapkan Anas sebagai tersangka, jika iya KPK layak untuk dicurigai," duga Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti kepada Sindonews, Minggu (10/2/2013).

Menurut Ray, belum lama ini, secara terbuka SBY yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat mengumumkan akan mengambil alih Partai Demokrat dan meminta Anas fokus dengan upaya dugaan masalah hukum yang ditangani KPK.

"Jika benar ditetapkan sebagai tersangka, maka antara penatapan itu dengan pernyataan SBY agar status Anas diperjelas, tidak terlalu jauh," tukasnya.

Sekalipun mungkin dasar-dasar penetapan terhadap Anas sebagai tersangka cukup memadai, tapi akan sulit menghindarkan adanya asumsi KPK telah diintervensi oleh kekuasaan.

"Yang kami khawatirkan, kalau hal ini terjadi dan berulang, KPK akan menjadi alat kepentingan politik orang perorang atau kelompok," tegas Ray.

Seperti diketahui, SBY yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat mengambil langkah tegas untuk mengakhiri gonjang-ganjing yang terjadi pada partainya.

Usai rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY mengumumkan akan mengambil alih kendali partai dan bertugas, berwenang, dan bertanggung jawab dalam penyelamatan serta konsolidasi partai.

SBY akan memimpin langsung gerakan penataan, pembersihan, dan penertiban partai. Sedangkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum diberi kesempatan untuk lebih memfokuskan diri pada upaya dugaan masalah hukum yang ditangani KPK.
(lns)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved