Dugaan kasus pajak Cikeas memprihatinkan

Kamis, 07 Februari 2013 - 07:16 WIB
Dugaan kasus pajak Cikeas...
Dugaan kasus pajak Cikeas memprihatinkan
A A A
Sindonews.com - Adanya kasus laporan pajak tahunan yang melibatkan keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dinilai cukup memprihatinkan.

Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari mengatakan, yang membuat memprihatinkan adalah sikap SBY yang dinilainnya mulai mengintervensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan tugasnya.

"Soal klaim penyelamatan Pak Fuad Bawazier ini juga memprihatinkan, karena ternyata Presiden SBY menggunakan pengaruhnya untuk intervensi hukum," jelas Eva kepada Sindonews melalui pesan singkat, Rabu (6/2/2013).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menjelaskan, karena itu, KPK perlu meminta penjelasan lebih lanjut kepada SBY terkait kasus pajak Cikeas tersebut.

"Sehingga perlu penjelasan lebih lanjut terutama klarifikasi pernyataan yang mengimplikasikan intervensi hukum tersebut," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, para tokoh, aktivis, dan mahasiswa yang tergabung dalam Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) menegaskan skandal pajak keluarga Presiden SBY yang disebut Y-Gate (Yudhoyono-Gate) sebagai momentum menggulingkan Presiden SBY dari jabatannya.

Para tokoh tersebut adalah, mantan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Fuad Bawazier, Koordinator Petisi 28 Harry Roesli, pengamat politik dari Universitas Indonesia Boni Hargens, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, dan aktivis feminisme Ratna Sarumpaet. Mereka kemudian mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan skandal pajak keluarga Presiden SBY.

Koordinator Petisi 28 Harry Roesli menyatakan, apresiasi yang besar patut diberikan kepada jurnalis, karena berhasil membongkar korupsi dan perampokan di negeri ini. Menurutnya, skandal tersebut bukan hanya sebagai skandal memalukan, tapi harus mendapat tindakan kongkrit.

Menurutnya, SBY yang selama ini menyerukan taat pajak, ternyata di saat yang sama Presiden dan anaknya memberikan contoh untuk tidak bijak membayar pajak sesuai penghasilannya.

"Malah kemplang pajak. Karena pajak ini sudah dikorupsi parpol (partai politik) di parlemen, dan NU (Nahdlatul Ulama) pada musyawarah nasional tahun lalu, mau boikot bayar pajak, itu langkah strategis," kata Roesli di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 4 Februari 2013.

Lebih lanjut dia menyatakan, dengan kejadian skandal pajak tersebut, MKRI menyimpulkannya dengan tiga tuntutan. Salah satunya kata dia, Presiden SBY harus digulingkan dalam waktu dekat.

"Jadi karena kejadian ini, kami simpulkan dengan tiga tuntutan: gulingkan SBY, sita dan nasionalisasi aset dan harta negara yang dikuasi oleh asing, dan bentuk pemerintahan transisi," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved