Pengamat: Rekomendasi KY terlalu berat

Selasa, 22 Januari 2013 - 19:56 WIB
Pengamat: Rekomendasi...
Pengamat: Rekomendasi KY terlalu berat
A A A
Sindonews.com - Rekomendasi Komisi Yudisial (KY) untuk Hakim Daming Sunusi dinilai terlalu berat dan terbawa arus eksternal yang ekstrem opininya. Walaupun pernyataannya itu melukai publik, tetapi itu bukan soal putusan perkara yang ditanganinya.

"Memang sikap yang bersangkutan telah menyinggung moralitas masyarakat, tapi sama sekali tidak berkaitan dengan 'unprofessional conduct' dalam penanganan perkara," kata pengamat hukum dari Universitas Indonesia (UI) Idrianto Seno Adji di Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Karena itu, kata dia, cukup diberikan sanksi teguran saja terhadap Daming. "Yang bersangkutan sudah dihukum secara moral oleh masyarakat," katanya.

Dia menegaskan, pemberhentian terhadap seseorang hakim, hanya dibenarkan bila unprofessional conduct dalam konteks penanganan perkara saja.

Seperti diketahui, M Daming Sunusi saat menjalani fit and proper test calon hakim agung di hadapan Komisi III DPR mengatakan, korban perkosaan tidak perlu dihukum mati. Karena, baik pemerkosa dan yang diperkosa sama-sama menikmati.

Hal itu yang mendapatkan protesan keras dari setiap kalangan, karena dinilai telah melukai hati korban pemerkosaan. Oleh sebab itu, KY memberikan rekomendasi agar Daming dibawa ke Majelis Kehormatan Hakim (MKH). Karena, telah melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim dengan melontarkan pernyataan kontroversial di depan publik dan dalam acara resmi.

Atas rekomendasi KY ini, Daming pasrah. Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin itu pasrah bila harus dihadapkan dalam sidang Majelis Kehormatan Hakim. "Mengenai hal itu, keputusan KY, saya serahkan sepenuhnya pada KY," kata Daming.

Namun, belakangan justru KY yang kena imbasnya dari rekomendasi tersebut. Ada yang menilai KY sedang memainkan politisasi pencitraan.
(mhd)
Berita Terkait
Anggota DPR Harap Hakim...
Anggota DPR Harap Hakim Agung Berintegritas dan Selalu Amanah
161 Calon Hakim Agung...
161 Calon Hakim Agung dan 18 Hakim Ad Hoc HAM Lolos Seleksi Administrasi
Salut, Hakim MA Mesir...
Salut, Hakim MA Mesir Menghukum Dirinya Sendiri saat Pimpin Sidang
Profil Tama Ulinta Tarigan,...
Profil Tama Ulinta Tarigan, Hakim Agung Militer Wanita Pertama
Ketua MA Sunarto: Hakim...
Ketua MA Sunarto: Hakim juga Manusia, tapi Jangan Jadi Setan Semua
Gaya Hidup Hedon Jadi...
Gaya Hidup Hedon Jadi Sorotan DPR dalam Uji Kelayakan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved