Pemerintah tunggu draft ekstradisi Djoko Tjandra

Kamis, 17 Januari 2013 - 00:00 WIB
Pemerintah tunggu draft...
Pemerintah tunggu draft ekstradisi Djoko Tjandra
A A A
Sindonews.com - Perburuan terhadap terpidana kasus hak tagih atau "cessie" Bank Bali(BLBI) sebesar Rp546 miliar, Djoko Tjandra alias "Djoker" hingga saat ini masih terus diusahakan Tim Terpadu Pencari Buronan Korupsi. Djoko diyakini kabur ke Papua Nugini (PNG) dan beralih kewarganegaraan.

Pemerintah sendiri masih menunggu draft rencana ekstradisi pemulangan Djoko yang rencananya akan diberikan pada pertengahan bulan Januari ini. Namun, sampai pertengahan bulan Januari, draf belum juga diterima pemerintah Indonesia.

"Memang persoalaan (Djoko Tjandra) kita tidak punya perjanjian ektradisi dengan Pemerintah Papua Nugini, seberapapun semangat kita melakukan pemberantasan korupsi tentu kita wajib menghormati kedaulatan hukum negara lain, kalau dianya (PNG) belum putuskan kita tidak boleh mencela PNG. Tapi kita akan senang jika draft ekstradisi Djoko Tjandra segera diwujudkan dalam pekan atau bulan ini," ujar Menteri Hukum dan Hak Asazi Manusia(Menkum HAM) Amir Syamsudin saat ditemui dikantornya, Rabu (16/1/2013).

Sampai saat ini Pemerintah Indonesia dalam upaya memulangkan taipan asal Sanggau, Kalimantan Barat tersebut. Kata Amir, pemerintah hanya mengandalkan hubungan baik dengan pemerintah PNG. Dia mencontohkan seperti halnya hubungan bilateral yang baik antara pemerintah Indonesia dengan negara-negara tetangga lainya seperti Filipina, Malaysia, Vietnam dan berbagai negara Asean lainya.

"Dimana-mana semangat hubungan baik itu pasti ada. Papua Nugini tentu sangat memperhitungkan karena Indonesia bukan negara sembarangan, tapi kembali lagi kita tidak boleh mendikte, kita harus menyadari,karena juga pemerintah Indonesia akan segera melayani dengan cepat jika ada negara lain minta ekstradisi," jelas politikus dari Partai Demokrat ini.
(lns)
Berita Terkait
Satgas BLBI Menangi...
Satgas BLBI Menangi Perkara Saham yang Dijaminkan Kaharudin Ongko
6 Obligor Penuhi Panggilan...
6 Obligor Penuhi Panggilan Satgas BLBI
Kepastian Hukum Bisa...
Kepastian Hukum Bisa Dorong Keberhasilan Pengembalian Duit BLBI
Panggil Kaharudin Ongko,...
Panggil Kaharudin Ongko, Satgas BLBI Tagih Utang Rp8,2 Triliun
Satgas BLBI Sudah Sita...
Satgas BLBI Sudah Sita Rp19 Triliun Aset Debitur dan Obligor
Humanika Desak Kasus...
Humanika Desak Kasus BLBI Segera Dituntaskan
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved