PBB miliki bukti tidak profesionalnya KPU

Selasa, 15 Januari 2013 - 22:20 WIB
PBB miliki bukti tidak...
PBB miliki bukti tidak profesionalnya KPU
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai tidak profesional dalam menjalankan verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Sahar Hassan.

Karena dianggap tidak melaksanakan verifikasi secara profesional, mereka pun mengadukan perlakuan KPU tersebut kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar ada mediasi antara partai yang gagal dengan KPU.

"Kita berharap ada musyawarah di Bawaslu mungkin kemudian di Bawaslu ketemu jalan keluar. Tapi, kan ada dua tahap, yakni musyawarah ya sidang," kata Sahar di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2013).

Sahar menjelaskan, partainya memiliki bukti-bukti yang mengindikasikan ketidakprofesionalan KPU tersebut. Termasuk ketika menurut dia adanya tanda tangan kader PBB yang secara nyata tidak ditandatangani yang bersangkutan.

"Kita akan bawa, bukti ada semua, dipakai tandatangan orang lain itu menandatangani yang bukan ditandatangani setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat, dan itu sudah," terangnya.

Hal lain yang menurut dia KPU tidak profesional ialah karena mereka dinilai tidak melakukan validasi terlebih dahulu terhadap tandatangan orang yang diyakini belum menandatangani berkas tersebut.

"KPU tidak validasi, tapi rekap saja, tidak profesional, dan ketidakprofesional terlalu menggunakan kekuasaan. Kita lakukan saat rapat pleno agar mereka bisa menunjukkan bukti itu, tetapi tidak digubris saya minta yang ditayangkan di layar, tidak dikasih juga, ada niat dibalik itu," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved