Penyimpangan dana Hambalang, Pasek jangan tuding partai lain

Rabu, 09 Januari 2013 - 04:04 WIB
Penyimpangan dana Hambalang,...
Penyimpangan dana Hambalang, Pasek jangan tuding partai lain
A A A
Sindonews.com - Penyimpangan penggunaan anggaran Sport Center Hambalang, tidak bisa disebutkan seluruh fraksi di Komisi X DPR ikut terlibat. Dalam konteks pembahasan di internal Komisi X semua fraksi selalu ikut serta mengikuti pembahasan terkait Hambalang. Namun, rapat itu bersifat normatif.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesis Perjuangan (PDIP) Dedy Gumelar kepada SINDO, Selasa (8/1/2013).

Dia menambahkan, karena rapat pembahasan itu merupakan amanat peraturan perundang-undangan. Karenanya menurut dia, tudingan Pasek yang menyebutkan fraksi selain Demokrat seolah lepas tangan soal Hambalang tidak benar adanya.

"Di Komisi X itu tidak ada yang cuci tangan. Secara normatif kalau soal anggaran semua membahas. Kecuali dalam persoalan penyimpangan tidak bisa digeneralisir bahwa semua terlibat. Kan begitu," kata pria yang biasa disapa Miing itu.

Lebih lanjut tuturnya, rapat proyek Hambalang di Komisi itu hanya sebatas persolan persetujuan dan tidak persetujuan dalam hal besaran anggaran yang sudah diajukan pemerintah.

Tapi ungkapnya, persoalan yang muncul itu sebenarnya adalah setelah ketok palu anggaran Hambalang, harusnya dipertanyakan dikemanakan sejumlah dana proyek itu.

"Atau ada uang yang kepakai bukan untuk Hambalang, tanpa persetujuan rapat Komisi X. Kok bisa mengalir atau diterima oknum-oknum. Begitu loh," bebernya.

Anggota Panitia Kerja (Panja) Hambalang itu menyampaikan, penyimpangan anggaran proyek Hambalang tidak boleh dikatakan seluruh pihak terlibat.

"Tetapi setelah persetujuan forum komisi lalu kemudian ada penyimpangan itu tidak bisa digeneralisir bahwa semua fraksi di Komisi terlibat. Tidak," paparnya.

Miing menyampaikan, soal pertemuan di luar Komisi X secara pribadi dirinya tidak ikut bertanggung jawab. Pasalnya paparnya, rapat itu tidak resmi dan bukan tanggungjawab komisinya.

"Dan ingat, tidak ada anggaran yang di bahas komisi di luar rapat resmi. Kalau ada pun, itu yang harus diungkap KPK," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Infografis
6 Pebulu Tangkis Indonesia...
6 Pebulu Tangkis Indonesia Hengkang Bela Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved