Jumlah dokter ahli ginjal di Indonesia masih minim

Selasa, 08 Januari 2013 - 16:50 WIB
Jumlah dokter ahli ginjal...
Jumlah dokter ahli ginjal di Indonesia masih minim
A A A
Sindonews.com - Tak hanya permintaan layanan penanganan pasein gagal ginjal di rumah sakit yang meningkat, tingginya kasus gagal ginjal di Indonesia tidak diimbangi dengan jumlah dokter spesialis ahli ginjal. Minimnya spesialis ahli ginjal di Indonesia menjadi salah satu tantangan dalam penanganan pasien gagal ginjal.

Dokter spesialis penyakit dalam RSA UGM dr Fredie Irijanto PhD SpPD-KGH mengatakan, hingga saat ini, dokter sepsialis ahli ginjal di Indonesia baru mencapai 90 orang, dimana 20 persen di antaranya justru berada di Jakarta.

"Kebanyakan dokter tersebut tersebar di kota-kota besar di Pulau Jawa. Sementara di luar Jawa masih sangat sedikit, bahkan seperti di Papua tidak ada dokter spesialis ahli ginjal," ujarnya kepada wartawan, di Yogyakarta, Selasa (8/1/2013).

Ferdie menuturkan, jika pendistribusian dokter spesialis ahli ginjal bisa merata, tentu akan lebih baik. Namun demikian, dengan adanya sistem pelayanan kesehatan yang berjalan dengan baik, minimnya dokter spesialis ahli ginjal tidak lagi menjadi persoalan.

Dia mengatakan, untuk melakukan deteksi dini penyakit ginjal sebenarnya dapat ditangani oleh dokter umum, maupun dokter spesialis penyakit dalam, tidak harus dilakukan dokter spesialis ahli ginjal.

Lanjutnya, deteksi bisa dilakukan dari air kencing atau darah yang bisa dilakukan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) oleh dokter umum.

"Dan bagi penderita gagal ginjal akut, penanganan melalui tanspalantasi atau cangkok ginjal merupakan jalan yang lebih murah dibandingkan dengan cuci darah, karena hanya dilakukan satu kali seumur hidup," jelasnya.

Hanya saja, menurut Ferdie, proses pencangkokan ginjal belum banyak dilakukan di Indonesia. Persoalan budaya dan aturan agama tentang cangkok organ membuat donor ginjal di Indonesia minim.
(mhd)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved