KPU abaikan interupsi parpol

Senin, 07 Januari 2013 - 15:23 WIB
KPU abaikan interupsi...
KPU abaikan interupsi parpol
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) abaikan sejumlah interupsi dari partai politik (Parpol) dalam rapat pleno terbuka verifikasi faktual parpol peserta Pemilu 2014. Sebab, KPU Provinsi harus membacakan rekapitulasi rapat pleno ditingkat daerah terlebih dahulu.

"Pak, nanti ada nota keberatannya setelah nanti ini dibacakan. Kami saja belum tahu kok apa yang akan disampaikan," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di ruang rapat pleno verifikasi faktual parpol, Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2013).

Hampir semua parpol non parlemen mengajukan interupsi sambil mengacungkan tangan masing-masing. Namun, dari berbagai interupsi, KPU belum bisa menjawab sejumlah keluhan parpol tersebut. Sebab, sesuai mekanismenya atau tata caranya, nota keberatan dipersilahkan setelah rapat pleno.

Sesekali suasana pun sempat ricuh, saat mereka disarankan untuk mengajukan interupsi setelah rekapitulasi selesai.

Bahkan, ada pula pihak parpol yang menggebrak meja, karena kesal interupsinya yang tak didengarkan oleh KPU saat mengajukan nota keberatan.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved