Ini gaya yang akan ditampilkan SBY di 2013

Jum'at, 04 Januari 2013 - 21:20 WIB
Ini gaya yang akan ditampilkan...
Ini gaya yang akan ditampilkan SBY di 2013
A A A
Sindonews.com - Jika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyebut blusukan sebagai istilah turun ke masyarakat. Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) enggan disamakan dengan mantan Wali Kota Solo itu. SBY lebih memilih istilah turba alias turun ke bawah.

"Presiden SBY akan memakai waktu terbaiknya dalam dua tahun ke depan untuk turba alias turun ke bawah," kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (4/1/2013).

Daniel menjelaskan, hal itu dilakukan untuk memonitoring dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan, serta program aksi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Dengan adanya interaksi langsung antara Presiden SBY dan warga, diharapkan dapat memberikan informasi dari tangan pertama tentang pencapaian program, hambatan, dan hal yang perlu dilakukan untuk perbaikan," ucapnya.

Lebih lanjut Daniel mengatakan, Presiden SBY akan memastikan dalam dua tahun ke depan mesin pemerintahan berjalan optimal untuk meningkatkan dampak dan manfaat program pemerintah.

"Gaya komunikasi publiknya juga akan lebih langsung dan tak berjarak. Mungkin dapat disebut lebih agresif," tuturnya.

Selain itu, dari segi manajemen dan kepemimpinannya, SBY juga akan lebih berorientasi pada solusi di lapangan dan perbaikan kebijakan yang bagus dan juga lebih interventif. Sementara untuk kegiatan seremonial dan protokoler akan disusutkan sepanjang 2013-2014.

"Pada dasarnya SBY akan lebih sering di lapangan dan melakukan kunjungan in cognito, kunjungan tanpa pemberitahuan sebelumnya," ujarnya.

Menurutnya, Presiden SBY sangat menginginkan di akhir jabatannya pada Oktober 2014 mendatang dia dapat tersenyum karena telah melakukan yang terbaik untuk rakyat.

"Walaupun akan menjadi tahun penuh keringat, Presiden SBY jelas akan lebih tanpa beban, karena dia tidak sedang bersaing dengan siapa pun dalam Pilpres 2004. Bagi orang lain, ini akan menjadi tahun politik. Bagi kami ini akan menjadi tahun dengan hari yang panjang dan kurang tidur," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved