Adhie Massardi minta Cak Imin mundur dari Ketum PKB
Kamis, 03 Januari 2013 - 17:55 WIB
Adhie Massardi minta Cak Imin mundur dari Ketum PKB
A
A
A
Sindonews.com - Inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih, Adhie M Massardi meminta agar Muhaimin Iskandar (Cak Imin) segera angkat kaki dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebab, Cak Imin beserta kroninya dinilai tidak sejalan lagi dengan almarhun Abdurrahman Wahid (Gusdur) sebagai pendiri dan tokoh yang membesarkan PKB.
Apalagi sejak Gus Dur meninggal, warga Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya tak lagi mendukung PKB.
"Tokoh-tokoh yang melawan Gus Dur itu, harus segera diganti oleh yang lebih netral di PKB. Yang paling penting ini, memang Muhaimin-nya," ujar mantan Juru Bicara Gus Dur, usai mengisi sebuah diskusi di Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2013).
Adhie meminta agar Cak Imin menyadari dan lebih baik memilih mundur dari posisi Ketum PKB.
"Jadi, kalau Muhaimin sayang kepada PKB, dia harus mundur, jadi apalah di belakang layar misalnya, tak masalah. Dia tetap di dalam memimpin PKB, mengendalikan PKB, tetapi figur ketua umumnya harus bukan Muhaimin," usulnya.
Menurut Adhie, banyak tokoh didikan Gus Dur yang lebih layak memimpin PKB untuk menghadapi Pemilu 2014 mendatang.
"Seperti Gus Coy atau sapaan akrab Effendi Choirie atau Ali Masykur, masih banyak lah tokoh-tokoh Gus Dur yang baik. Sebenarnya kan tokoh-tokoh muda yang merusak Gus dur itu SBY, yang ngajarin orang korupsi," pungkasnya.
Sebab, Cak Imin beserta kroninya dinilai tidak sejalan lagi dengan almarhun Abdurrahman Wahid (Gusdur) sebagai pendiri dan tokoh yang membesarkan PKB.
Apalagi sejak Gus Dur meninggal, warga Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya tak lagi mendukung PKB.
"Tokoh-tokoh yang melawan Gus Dur itu, harus segera diganti oleh yang lebih netral di PKB. Yang paling penting ini, memang Muhaimin-nya," ujar mantan Juru Bicara Gus Dur, usai mengisi sebuah diskusi di Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2013).
Adhie meminta agar Cak Imin menyadari dan lebih baik memilih mundur dari posisi Ketum PKB.
"Jadi, kalau Muhaimin sayang kepada PKB, dia harus mundur, jadi apalah di belakang layar misalnya, tak masalah. Dia tetap di dalam memimpin PKB, mengendalikan PKB, tetapi figur ketua umumnya harus bukan Muhaimin," usulnya.
Menurut Adhie, banyak tokoh didikan Gus Dur yang lebih layak memimpin PKB untuk menghadapi Pemilu 2014 mendatang.
"Seperti Gus Coy atau sapaan akrab Effendi Choirie atau Ali Masykur, masih banyak lah tokoh-tokoh Gus Dur yang baik. Sebenarnya kan tokoh-tokoh muda yang merusak Gus dur itu SBY, yang ngajarin orang korupsi," pungkasnya.
(lns)