Kasus Hambalang, KPK diminta periksa 4 BUMN

Jum'at, 28 Desember 2012 - 20:59 WIB
Kasus Hambalang, KPK...
Kasus Hambalang, KPK diminta periksa 4 BUMN
A A A
Sindonews.com - Rizal Mallarangeng meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa nama-nama terkait pencairan dana pembangunan sport center Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Tak hanya itu, dia juga meminta agar KPK itu memeriksa direksi di empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memenangi tender lelang.

"KPK harus memeriksa semuanya, ini kan seperti desperado A antara wilayah pemerintah dalam hal ini yang mencairkan dana, dengan desperado B dalam hal ini empat BUMN yang menang tender lelang," terangnya dalam konferensi pers di Freedom Institute, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).

Dia menambahkan, untuk wilayah pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo, Dirjen Anggaran Kemenkeu Anny Ratnawati, Ketua Komisi X DPR RI saat itu, Mahyudin serta Ketua Fraksi Partai Demokrat yang juga anggota Komisi X saat itu Anas Urbaningrum.

Di kalangan pemenang tender, Rizal meminta agar KPK memeriksa empat BUMN yakni, PT Adhi Karya, Hutama Karya, Waskita Karya dan Nindya Karya.

"Jadi KPK periksa ini semuanya dari desperado A ke desperado B," jelasnya.

Menurut dia, pemeriksaan empat BUMN tersebut ialah terkait aksi mark up yang dilakukan mereka berdasarkan hasil penemuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Mark up-nya sampai 100 persen bayangkan saja, untuk mechanical electrical loh. Kan kalau soal itu semestinya nanti setelah bangunan jadi baru dipasang, tapi kalau ini kan sudah dibayarkan, ini berdasarkan BPK," terangnya lagi.

Mengenai mengapa Andi tidak mengetahu ketika adanya proses mark up itu, Rizal mengatakan, dalam proses lelang menteri tidak dapat ikut campur sehingga itu hanya wewenang dari panitia lelang.

"Enggak bisa dia melarang, lelang itu kan ada panitia independen dan itu sesuai undang-undang. Sekelas peraturan menteri pun tidak bisa karena undang-undang di atasnya. Dan kakak saya ini memang penciumannya kurang tajam," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved