Hanura: PPATK jangan buat kegaduhan politik

Jum'at, 28 Desember 2012 - 17:29 WIB
Hanura: PPATK jangan...
Hanura: PPATK jangan buat kegaduhan politik
A A A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diimbau tidak membuat kegaduhan politik dengan melempar bola panas terkait penemuan 18 rekening gendut di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Maka itu, PPATK diminta untuk segera melaporkan temuan itu ke penegak hukum.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Saleh Husein usai acara Refleksi Akhir Tahun 2012 di ruang rapat Fraksi Hanura, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/12/2012).

"Kalau misal PPATK ada data itu (rekening gendut) diserahkan ke penegak hukum, ketimbang harus membuat kegaduhan yang tidak ada ujung pangkalnya dan agar ada jalan keluar agar ada penyelesaiannya juga," katanya.

Menurut dia, dengan langkah PPATK yang melaporkan rekening mencurigakan itu kepada penegak hukum, agar dapat melakukan investigasi dari hasil temuan itu.

Investigasi yang bisa dilakukan ialah mengenai asal muasal uang dalam rekening tersebut, apakah nantinya ditemukan hal yang mencurigakan atau tidak maka akan terbukti dari hasil investigasi penegak hukum hasil laporan PPATK.

"Kalau misalnya ada, PPATK mempunyai data rekening gendut penyelenggara negara bisa di investigasi mereka mendapatkan dana tersebut, apakah sesuai aturan yang berlaku atau tidak. Jangan hanya sekedar melempar isu dan tidak ada hasilnya seperti yang lalu," tukasnya.

Dia melanjutkan, agar hal ini tidak hanya berlaku di DPR, namun untuk lembaga lainnya. Jadi, ketika ditemukan rekening yang mencurigakan maka dirinya mengimbau agar segera dilaporkan kepada penegak hukum.

"Bukan hanya DPR saja, tapi sampaikan seluruh penyelenggara negara, tidak satu saja tapi seluruhnya. Tidak ada yang di anak tirikan. Agar tidak menimbulkan kegaduhan politik," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Mencurigakan! Tersangka...
Mencurigakan! Tersangka Solar Oplosan di Ogan Ilir Miliki Rekening Gendut
Lusa, KPK Panggil Rafael...
Lusa, KPK Panggil Rafael Alun Trisambodo Klarifikasi Rekening Jumbo Mencurigakan
Bareskrim Bentuk Tim...
Bareskrim Bentuk Tim Usut Dugaan Transaksi Mencurigakan 256 Rekening Panji Gumilang
Warga Jember Dapat Paket...
Warga Jember Dapat Paket Mencurigakan, Ternyata Ini Isinya
Bekukan Rekening Nganggur...
Bekukan Rekening Nganggur 3 Bulan, PPATK Didukung Perbankan
Rekening Diblokir PPATK,...
Rekening Diblokir PPATK, BNI Jamin Data dan Dana Nasabah Aman
Berita Terkini
Titi Anggraini: Tak...
Titi Anggraini: Tak Libatkan Parpol Nonparlemen Bahas RUU Pemilu Tindakan Inkonstitusional
Polemik Kabinet Bayangan,...
Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Menyoroti Mekanisme Kritik dalam Demokrasi
Di Forum ASEAN, Indonesia...
Di Forum ASEAN, Indonesia Perkuat Kepemimpinan Pengelolaan Hutan Lestari
Zainal Arifin Usul Ambang...
Zainal Arifin Usul Ambang Batas Parlemen Dihitung Pakai Basis Kemenangan Partai di Daerah
Antisipasi El Nino Godzilla,...
Antisipasi El Nino Godzilla, Perlu Langkah Cepat Cegah Karhutla dengan Kampanye Masif
Prabowo Panggil Menhut...
Prabowo Panggil Menhut hingga Kepala BMKG, Bahas Karhutla Musim Kemarau
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved