PPATK ditantang bongkar rekening gendut Polri
Jum'at, 28 Desember 2012 - 15:12 WIB
PPATK ditantang bongkar rekening gendut Polri
A
A
A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta menindaklanjuti laporannya terkait adanya rekening gendut 18 anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR ke KPK. Bahkan, PPATK ditantang untuk membongkar rekening gendut Polri.
"Rekening gendut ini kan hampir semua pejabat negara yah, termasuk kepolisian ya bongkar saja sih. Jangan satu-satu. Maksud saya semua harus ditindaklanjut oleh KPK. Siapapun juga," kata Ketua DPR Marzuki Alie kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Marzuki juga meminta, kepada pihak terkait yang meyakini adanya rekening gendut anggota Banggar untuk berani menyebutkan siapa saja yang memang dicurigai memiliki rekening tidak wajar itu.
"Jadi silahkanlah KPK dan PPATK, bila perlu kalau memang diyakini bahwa memang ada, ya di publish saja biar yang bersangkutan menjelaskan," katanya.
Menurut politikus Partai Demokrat itu, dengan membeberkan nama-nama anggota Banggar yang diduga memiliki rekening gendut dapat memberi kesempatan yang bersangkutan untuk menjelaskan dari mana uang sebesar itu di dalam rekeningnya.
Jika nantinya terbukti ada aliran dana yang tidak wajar, maka orang tersebut dapat diminta mengembalikan uang itu atau menjalani proses hukum yang berlaku.
"Kalau kita mau berbicara jujur ya yang punya rekening gendut di buka saja, kemudian diminta yang bersangkutan menjelaskan ke publik. Kalau memang yang bersangkutan tidak bisa mengklarifikasikan dari mana, ya dikembalikan saja ke negara. Kalau tidak mau mengembalikan, tindak lanjuti hukum. Gampang kan," pungkasnya.
"Rekening gendut ini kan hampir semua pejabat negara yah, termasuk kepolisian ya bongkar saja sih. Jangan satu-satu. Maksud saya semua harus ditindaklanjut oleh KPK. Siapapun juga," kata Ketua DPR Marzuki Alie kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Marzuki juga meminta, kepada pihak terkait yang meyakini adanya rekening gendut anggota Banggar untuk berani menyebutkan siapa saja yang memang dicurigai memiliki rekening tidak wajar itu.
"Jadi silahkanlah KPK dan PPATK, bila perlu kalau memang diyakini bahwa memang ada, ya di publish saja biar yang bersangkutan menjelaskan," katanya.
Menurut politikus Partai Demokrat itu, dengan membeberkan nama-nama anggota Banggar yang diduga memiliki rekening gendut dapat memberi kesempatan yang bersangkutan untuk menjelaskan dari mana uang sebesar itu di dalam rekeningnya.
Jika nantinya terbukti ada aliran dana yang tidak wajar, maka orang tersebut dapat diminta mengembalikan uang itu atau menjalani proses hukum yang berlaku.
"Kalau kita mau berbicara jujur ya yang punya rekening gendut di buka saja, kemudian diminta yang bersangkutan menjelaskan ke publik. Kalau memang yang bersangkutan tidak bisa mengklarifikasikan dari mana, ya dikembalikan saja ke negara. Kalau tidak mau mengembalikan, tindak lanjuti hukum. Gampang kan," pungkasnya.
(mhd)