WNI di LN tuntut Dapil LN
Kamis, 27 Desember 2012 - 15:50 WIB
WNI di LN tuntut Dapil LN
A
A
A
Sindonews.com - Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di luar negeri (LN) berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor.8 Tahun 2012 tentang pemilu diwakili oleh anggota DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Pusat dan Selatan). Jumlah WNI LN lebih besar dari penduduk Jakarta pusat dan Selatan.
Kendati begitu, WNI LN sulit menyuarakan aspirasinya, pasalnya wakil mereka dari Jakarta II tidak pernah pernah menyuarakan isu-isu penting yang relevan dengan kepentingan luar negeri.
Anggota Diaspora Ilhamsyah Abdul Manan meminta, supaya WNI LN mempunyai wakil rakyat dari dapil sendiri. Tuntutan ini sesuai dengan amanah kongres Diaspora.
"Alasan tuntutan adanya dapil sendiri di DPR sesuai dengan amanah kongres Diaspora pertama bulan juli lalu 2012," ujar pria yang biasa disapa Robert dalam diskusi di Bacol Koffi, di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012).
Menurutnya, ini bagian dari hak konstitusi WNI yang mempunyai hak pilih. Robert menilai, pihaknya menuntut dapil LN supaya bisa menyuarakan aspirasi untuk ikut berpartisipasi membangun Indonesia.
Namun, Robert membantah, pihaknya menuntut dapil LN, karena mempunyai ambisi politik. Menurutnya WNI yang terhimpun di Diaspora hanya mewakili suara WNI LN.
"Kami tidak mempunyai ambisi politik, kami yang ada di sana hanya mewakili, hanya menjalankah amanah saja," katanya.
Selama ini, dia mengaku, tidak pernah ketemu dengan anggota DPR yang mewakili WNI LN. "Saya kira tidak tahu, mereka dan saya tidak pernah ketemu," pungkasnya.
Kendati begitu, WNI LN sulit menyuarakan aspirasinya, pasalnya wakil mereka dari Jakarta II tidak pernah pernah menyuarakan isu-isu penting yang relevan dengan kepentingan luar negeri.
Anggota Diaspora Ilhamsyah Abdul Manan meminta, supaya WNI LN mempunyai wakil rakyat dari dapil sendiri. Tuntutan ini sesuai dengan amanah kongres Diaspora.
"Alasan tuntutan adanya dapil sendiri di DPR sesuai dengan amanah kongres Diaspora pertama bulan juli lalu 2012," ujar pria yang biasa disapa Robert dalam diskusi di Bacol Koffi, di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012).
Menurutnya, ini bagian dari hak konstitusi WNI yang mempunyai hak pilih. Robert menilai, pihaknya menuntut dapil LN supaya bisa menyuarakan aspirasi untuk ikut berpartisipasi membangun Indonesia.
Namun, Robert membantah, pihaknya menuntut dapil LN, karena mempunyai ambisi politik. Menurutnya WNI yang terhimpun di Diaspora hanya mewakili suara WNI LN.
"Kami tidak mempunyai ambisi politik, kami yang ada di sana hanya mewakili, hanya menjalankah amanah saja," katanya.
Selama ini, dia mengaku, tidak pernah ketemu dengan anggota DPR yang mewakili WNI LN. "Saya kira tidak tahu, mereka dan saya tidak pernah ketemu," pungkasnya.
(mhd)