Yuliana mengikuti Misa Natal di atas kursi roda
Selasa, 25 Desember 2012 - 04:28 WIB
Yuliana mengikuti Misa Natal di atas kursi roda
A
A
A
Sindonews.com - Kendati menderita sakit, umat Katolik di Rumah Sakit Katolik Vinsensius A Paulo Surabaya tetap menjalankan ibadah Misa Natal yang diselenggaran pihak rumah sakit di kapel. Tampak dua ratus pasien RS Katolik Vinsensius dengan hikmat mengikuti ibadah di malam Natal.
Diantara ratusan pasien itu, ada Yuliana Tasminah, penderita benjolan di perut yang masuk rumah sakit, pada Jumat 21 Desember 2012 ini, mengikuti Misa Natal di atas kursi roda dengan tangan masih menggantung infus. Namun begitu, Yuliana tetap fokus dan hikmat berdoa.
Yuliana kebagian tempat di lorong rumah sakit, dengan duduk di kursi roda. Infusnya juga masih dibawa di kursi rodanya. Meski sakit, Yuliana mengaku bahagia bisa merayakan malam Natal.
"Saya senang sekali bisa mengikuti Natal meskipun sakit," ujar Yuliana kepada wartawan ditemui usai ibadah Misa, di Surabaya, Senin (24/12/2012).
Usai melaksanakan Misa Natal, para pasien dan jemaat saling mengucapkan selamat Natal, dan mereka saling bersalaman. Suasana menjadi riuh dan haru. Diantara jemaat ada yang menitikkan air mata.
Misa malam Natal di rumah sakit juga disiarkan melalui pengeras suara yang ditempatkan di kamar-kamar pasien. Tujuannya, supaya pasien yang tidak bisa meninggalkan ruangan bisa mengikuti Misa jarak jauh.
Diantara ratusan pasien itu, ada Yuliana Tasminah, penderita benjolan di perut yang masuk rumah sakit, pada Jumat 21 Desember 2012 ini, mengikuti Misa Natal di atas kursi roda dengan tangan masih menggantung infus. Namun begitu, Yuliana tetap fokus dan hikmat berdoa.
Yuliana kebagian tempat di lorong rumah sakit, dengan duduk di kursi roda. Infusnya juga masih dibawa di kursi rodanya. Meski sakit, Yuliana mengaku bahagia bisa merayakan malam Natal.
"Saya senang sekali bisa mengikuti Natal meskipun sakit," ujar Yuliana kepada wartawan ditemui usai ibadah Misa, di Surabaya, Senin (24/12/2012).
Usai melaksanakan Misa Natal, para pasien dan jemaat saling mengucapkan selamat Natal, dan mereka saling bersalaman. Suasana menjadi riuh dan haru. Diantara jemaat ada yang menitikkan air mata.
Misa malam Natal di rumah sakit juga disiarkan melalui pengeras suara yang ditempatkan di kamar-kamar pasien. Tujuannya, supaya pasien yang tidak bisa meninggalkan ruangan bisa mengikuti Misa jarak jauh.
(san)