Brimob sisir gereja di Kota Solo
Senin, 24 Desember 2012 - 21:19 WIB
Brimob sisir gereja di Kota Solo
A
A
A
Sindonews.com - Meski hanya tinggal beberapa saat menjelang kebaktian, Sat Brimob Polda Jateng masih menyisir sejumlah gereja di Kota Solo, Jawa Tengah, yang dibantu dari TNI. Hal ini untuk memastikan tidak ada gangguan saat kegiatan keagamaan berlangsung.
Dengan menggunakan alat metal detektor dan mirror detektor, Sat Brimob Polda Jateng terus melakukan penyisiran sejumlah gereja di Kota Solo. Seperti di gereja Kristen Margoyudan misalnya. Penyisiran dilakukan mulai dari luar gereja dilanjutan ke dalam gereja.
Tempat altar juga tidak luput dari penyisiran ini. Penyisiran ini memang sengaja ditingkatkan intensitasnya, mengingat tragedi tahun lalu, salah satu gereja yakni Gereja Gbis Kepunton menjadi sasaran bom.
Sekretaris Majelis Gereja Kristen Margoyudan Cornilius alfianto mengaku nyaman dengan penyisiran ini, meski intensitas ditingkatkan.
Sementara itu, menurut Humas Polresta Solo AKP Sisraniwati di Kota Solo sediktnya ada 142 gereja yang diamankan, dan ada tiga tingkat kerawanan. Karena itu pihaknya menerjunkan 800 personel polisi termasuk Brimob.
Pengaman gereja menjelang Natal ini tidak hanya melibatkan unsur kepolisian dan TNI, namun juga melibatkan masyarakat. sedikitnya ada 2.700 personel yang disiagakan. Hingga saat ini, belum ditemukan hal yang mencurigakan.
Dengan menggunakan alat metal detektor dan mirror detektor, Sat Brimob Polda Jateng terus melakukan penyisiran sejumlah gereja di Kota Solo. Seperti di gereja Kristen Margoyudan misalnya. Penyisiran dilakukan mulai dari luar gereja dilanjutan ke dalam gereja.
Tempat altar juga tidak luput dari penyisiran ini. Penyisiran ini memang sengaja ditingkatkan intensitasnya, mengingat tragedi tahun lalu, salah satu gereja yakni Gereja Gbis Kepunton menjadi sasaran bom.
Sekretaris Majelis Gereja Kristen Margoyudan Cornilius alfianto mengaku nyaman dengan penyisiran ini, meski intensitas ditingkatkan.
Sementara itu, menurut Humas Polresta Solo AKP Sisraniwati di Kota Solo sediktnya ada 142 gereja yang diamankan, dan ada tiga tingkat kerawanan. Karena itu pihaknya menerjunkan 800 personel polisi termasuk Brimob.
Pengaman gereja menjelang Natal ini tidak hanya melibatkan unsur kepolisian dan TNI, namun juga melibatkan masyarakat. sedikitnya ada 2.700 personel yang disiagakan. Hingga saat ini, belum ditemukan hal yang mencurigakan.
(san)