KPK pasti bongkar keterlibatan pihak lain

Senin, 24 Desember 2012 - 16:43 WIB
KPK pasti bongkar keterlibatan...
KPK pasti bongkar keterlibatan pihak lain
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik langkah yang akan dilakukan Rizal Mallarangeng untuk membongkar siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi Sport Center di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, pernyataan Rizal yang ingin menyusun tim sendiri untuk membongkar keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut, senada dengan yang ingin dilakukan pihaknya.

"Bagus. Bagus, kalau Rizal membongkar. Itu yang diharapkan sebenarnya," kata Abraham usai diskusi bersama redaksi RCTI di Gedung MNC Plaza lantai 2, Jalan Kebun Sirih, Jakata Pusat, Senin (24/12/2012).

Dia melanjutkan, soal komentar Rizal yang menyatakan tersangka Andi Alfian Mallarengang bukanlah muara dalam kasus tersebut harus dihargai. Menurutnya, setiap pendapat seseorang terkadang dapat dilihat sebagai sebuah perbedaan yang memang harus diterima.

"Jadi setiap komentar, pandangan, pendapat seseorang itu kita hargai. Itu bagian dari perbedaan-perbedaan yang harus kita terima," katanya.

Abraham mengaskan, yang pasti pihaknya terus melakukan pengembangan penyidikan dan penyelidikan. Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu menegaskan, dalam kasus Hambalang, jika ada bukti-bukti yang cukup tidak menutup kemungkinan akan muncul tersangka lain.

"Dan suatu ketika anda pasti menyaksikannya. Kalau bukti-bukti sudah cukup, pasti anda menyaksikannya siapa-siapa saja yang bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum," tandasnya.

Dalam kasus Hambalang, KPK sudah menetapkan dua tersangka yakni Deddy Kusdinar dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (menpora) Andi Alfian Mallarangeng

Deddy Kusdinar, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Hambalang dari unsur Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Deddy diduga melakukan penyalahgunaan kewenangannya sebagai penyelenggara negara untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau perusahaan tertentu dalam proyek tersebut.

Akibat perbuatannya, Deddy dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang (UU) No 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo pasal 55 ayat (1) ke-(1) KUHPidana.

Andi Mallarangeng ditetapkan secara resmi sebagai tersangka pada 3 Desember 2012 dan diumumkan pada 6 Desember 2012. Andi diduga kuat menyalahgunakan kewenangannya untuk pengadaan proyek Sport Center Hambalang sehingga merugikan negara miliaran rupiah.

Mantan Juru Bicara Kepresidenan itu dikenakan pasal berlapis dengan ancaman pidana seumur hidup yakni, pasal 2 ayat (1) dan/atau pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-(1) jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved