Stasiun Balapan Solo membludak
Senin, 24 Desember 2012 - 12:29 WIB
Stasiun Balapan Solo membludak
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki libur Natal dan Tahun Baru, Stasiun Balapan Solo mulai dibanjiri calon penumpang. Bahkan mereka rela antre berjam-jam demi sampai ketujuan mereka.
Pantauan SINDO, sehak Senin (24/12/2012) pagi, ratusan calon penumpang kereta jurusan Yogyakarta tampak berjubel mengantre di loket tiket. Rata-rata mereka hendak naik Kereta Prambanan Ekspres dan Sriwedari, jurusan Solo-Yogyakarta.
Kereta Prambanan Ekspres atau Prameks dan Sriwedari masih jadi kereta primadona penumpang arah ke Yogya. Maklum saja, untuk harga tiketnya masih tergolong murah yakni, Rp10 ribu untuk kereta Prameks dan Rp20 ribu untuk kereta Sriwedari.
Biasanya pada hari normal, kereta api jurusan Yogyakarta dalam sehari bisa membawa penumpang sampai 5.000 penumpang dan pada saat liburan Natal dan Tahun Baru ini mencapai 7.500 penumpang yang diberangkatkan ke Solo dan Yogyakarta.
Salah satu pengantre tiket Prameks, Alfian mengaku bahwa dirinya akan berlibur menuju Yogyakarta. Harga yang murah menjadi alternatif bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk bisa sampai di Yogyakarta.
Sementara menurut Humas Daop VI Yogyakarta Winarto, bahwa kereta api untuk penumpang Pramek, kapasitasnya sudah ditambahkan 50 persen dari tempat duduk kereta.
"Kami sudah mengantisipasi lonjakan penumpang pada musim libur Natal dan Tahun baru ini. Hari ini kami sudah menambah jumlah kursi sebanyak 50 persen," katanya di Stasiun Balapan Solo, Senin (24/12/2012).
Winarto menambahkan, hampir semua stasiun kereta di Daop VI Yogyakarta kini dipenuhi calon penumpang yang akan berlibur atau merayakan hari Natal.
Pantauan SINDO, sehak Senin (24/12/2012) pagi, ratusan calon penumpang kereta jurusan Yogyakarta tampak berjubel mengantre di loket tiket. Rata-rata mereka hendak naik Kereta Prambanan Ekspres dan Sriwedari, jurusan Solo-Yogyakarta.
Kereta Prambanan Ekspres atau Prameks dan Sriwedari masih jadi kereta primadona penumpang arah ke Yogya. Maklum saja, untuk harga tiketnya masih tergolong murah yakni, Rp10 ribu untuk kereta Prameks dan Rp20 ribu untuk kereta Sriwedari.
Biasanya pada hari normal, kereta api jurusan Yogyakarta dalam sehari bisa membawa penumpang sampai 5.000 penumpang dan pada saat liburan Natal dan Tahun Baru ini mencapai 7.500 penumpang yang diberangkatkan ke Solo dan Yogyakarta.
Salah satu pengantre tiket Prameks, Alfian mengaku bahwa dirinya akan berlibur menuju Yogyakarta. Harga yang murah menjadi alternatif bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk bisa sampai di Yogyakarta.
Sementara menurut Humas Daop VI Yogyakarta Winarto, bahwa kereta api untuk penumpang Pramek, kapasitasnya sudah ditambahkan 50 persen dari tempat duduk kereta.
"Kami sudah mengantisipasi lonjakan penumpang pada musim libur Natal dan Tahun baru ini. Hari ini kami sudah menambah jumlah kursi sebanyak 50 persen," katanya di Stasiun Balapan Solo, Senin (24/12/2012).
Winarto menambahkan, hampir semua stasiun kereta di Daop VI Yogyakarta kini dipenuhi calon penumpang yang akan berlibur atau merayakan hari Natal.
(ysw)