Parpol saling tuding lakukan korupsi, situasi memanas
Sabtu, 22 Desember 2012 - 20:33 WIB
Parpol saling tuding lakukan korupsi, situasi memanas
A
A
A
Sindonews.com – Partai politik (parpol) saling menuding melakukan tindak pidana korupsi. Tujuannya untuk menunjukkan ke publik, persoalan korupsi bukan hanya terjadi di parpolnya masing-masing.
Kondisi inilah yang diyakini Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari akan berdampak semakin memanasnya situasi politik di Indionesia pada 2013 mendatang.
"Satu-satunya yang akan memanas adalah semakin banyaknya pejabat negara, pemerintahan, dan tokoh
parpol yang terseret kasus korupsi," ujar Hajriyanto dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui telepon, Sabtu (22/12/2013).
Menurutnya, kondisi ini semakin mengutkan perilaku korupsi di internal kalagan parpol. "Ini persis dengan orang yang mencuri listrik dari lampu penerangan jalan di depan rumahnya, dan ketika ditangkap ia bilang itu tetangga saya juga mencuri,” tukasnya.
Lanjutnya, perilaku ini pula yang menyebabkan merosotnya kepercayaan masyarakat kepada parpol. "Walhasil, rakyat akan semakin merosot lagi kepercayaannya kepada pejabat negara dan pejabat parpol," tandasnya.
Kondisi inilah yang diyakini Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari akan berdampak semakin memanasnya situasi politik di Indionesia pada 2013 mendatang.
"Satu-satunya yang akan memanas adalah semakin banyaknya pejabat negara, pemerintahan, dan tokoh
parpol yang terseret kasus korupsi," ujar Hajriyanto dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui telepon, Sabtu (22/12/2013).
Menurutnya, kondisi ini semakin mengutkan perilaku korupsi di internal kalagan parpol. "Ini persis dengan orang yang mencuri listrik dari lampu penerangan jalan di depan rumahnya, dan ketika ditangkap ia bilang itu tetangga saya juga mencuri,” tukasnya.
Lanjutnya, perilaku ini pula yang menyebabkan merosotnya kepercayaan masyarakat kepada parpol. "Walhasil, rakyat akan semakin merosot lagi kepercayaannya kepada pejabat negara dan pejabat parpol," tandasnya.
(kur)