DAK2 hanya untungkan parpol

Jum'at, 21 Desember 2012 - 18:55 WIB
DAK2 hanya untungkan...
DAK2 hanya untungkan parpol
A A A
Sindonews.com - Data Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK2) yang telah dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hanya menguntungkan partai politik (Parpol) untuk memperebutkan kursi anggota DPRD Provinsi, kabupaten atau kota.

"Kalau DPR dia tidak akan bermasalah, karena jika kursi menambah justru untuk pertarungan Parpol. Soal siapa yang dapat, tapi yang untung ya Parpol. Karena kan jumlahnya banyak, peluang bertambah. Oleh karenanya saya pesimis komisi II akan mengkritisi ini," kata Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Didik Supriyanto di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2012).

Dia menambahkan, DAK2 yang dikeluarkan Kemendagri sangat berbeda jauh dengan jumlah penduduk hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS).

"Ini berbeda dengan BPS, kami tidak tahu mereka menggunakan metode apa. Apa dengan e-ktp (Kartu Tanda Penduduk Elektronil) atau dengan kartu keluarga, kalau e-ktp tentu dengan mereka yang sudah 17 tahun," tandasnya.

Sementara itu, ketika ditanya akan berpengaruh atau tidak dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilu 2014, Didik mengatakan, hal itu tidak akan terlalu berpengaruh, mengingat DAK2 maupun jumlah penduduk hanya digunakan untuk menghitung jumlah kursi di DPR Provinsi, Kabupaten atau Kota.

"Tidak begitu besar (pengaruh), karena untuk menghitung jumlah kursi, bedanya hanya untuk jumlah kursi, tapi bagi kita yang penting adalah konsistensi. Karena, jika datanya tidak benar maka hasilnya tidak benar. Karena kursi yang seharusnya tidak ada jadi ada, dengan cara menaikan jumlah penduduk," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Eks Kasi Intelijen Cukai...
Eks Kasi Intelijen Cukai Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar dari John Field hingga Pengusaha Rokok
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Infografis
Perang lawan Rusia,...
Perang lawan Rusia, Ukraina hanya Mampu Bertahan 15 Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved