Perludem: DAK2 pemilu bermasalah

Jum'at, 21 Desember 2012 - 16:09 WIB
Perludem: DAK2 pemilu...
Perludem: DAK2 pemilu bermasalah
A A A
Sindonews.com - Daftar Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK2) yang diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 6 Desember 2012 lalu dinilai, memiliki berbagai masalah. Karena, berbeda dengan hasil sensus penduduk Badan Pusat Statistik tahun 2012.

"Data dalam DAK2 berbeda dengan BPS, kita pakai basis data BPS. Kita proyeksikan berapa persen di 2012, ternyata di beberapa daerah berbeda dengan BPS tahun 2012," jelas Ketua Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Didi Supriyanto dalam siaran pers di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2012).

Dia menambahkan, dengan membengkaknya DAK2 yang dikeluarkan Kemendagri kepada KPU maka akan berdampak pada kenaikan jumlah kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di setiap provinsi serta kabupaten atau kota.

"Perbedaan data yang cukup signifikan tersebut dapat berimbas pada jumlah kursi DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten atau kota. Beberapa daerah mendapatkan kursi yang lebih banyak dari yang seharusnya. Hal ini juga berimbas pada anggaran yang harus dikeluarkan untuk anggota DPRD," tandasnya.

Oleh karena itu, dia berharap, agar KPU di provinsi maupun kabupaten atau kota mampu untuk mengkritisi DAK2 yang dikeluarkan Kemendagri kepada KPU tersebut.

"Oleh karena itu, KPU Provinsi baik kabupaten maupun kota untuk mengkritisi DAK2 ini, tapi tidak mudah. Karena ini data per kecamatan, jadi mereka harus bisa mengkritisi dari data yang diberikan. Jika dibiarkan nanti seperti akan ada persekongkolan diantara mereka untuk menghaburkan uang," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved