126 gereja di Tangerang dijaga ketat polisi
Jum'at, 21 Desember 2012 - 10:46 WIB
126 gereja di Tangerang dijaga ketat polisi
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 2.200 personel Polres Metro Tangerang Kota diterjunkan untuk melakukan pengamanan terhadap 126 gereja di Kota Tangerang.
"Yang jelas pengamanan kita all out, 2/3 personel akan diterjunkan setiap harinya. Pada pengamanan natal, polisi juga akan dibantu TNI, Kodim, Denpom, Satpol PP dan masyarakat," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Wahyu Widada kepada wartawan, usai apel Operasi Lilin 2012, di Tangerang, Jumat (21/12/2012).
Dijelaskan Wahyu, akan ada 5 poskom yang akan didirikan. Terkait berapa banyak personel yang akan diterjunkan untuk menjaga disetiap gereja, Wahyu mengatakan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanannya.
"Ada 126 gereja yang besar dan kecil di Kota Tangerang, dan semuanya menjadi atensi kami. Soal personel akan disesuaikan dengan jumlah jemaat dan tingkat kerawanannya," tuturnya.
Selain menerjunkan personelnya, polres juga akan ikut mengerahkan enam metal detektor sebagai antisipasi pengamanan yang disebar di gereja-gereja yang rawan dan memiliki jemaat tinggi.
Pengamanan ekstra ini, diakui Wahyu dilakukan guna mematikan langkah teroris yang merasa momentum Natal sebagai daya publisitas yang tinggi, karena berdasar data-data tahun sebelumnya, beberapa kali aksi teror dilakukan saat perayaan hari besar keagamaan di penjuru nusantara.
"Yang jelas pengamanan kita all out, 2/3 personel akan diterjunkan setiap harinya. Pada pengamanan natal, polisi juga akan dibantu TNI, Kodim, Denpom, Satpol PP dan masyarakat," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Wahyu Widada kepada wartawan, usai apel Operasi Lilin 2012, di Tangerang, Jumat (21/12/2012).
Dijelaskan Wahyu, akan ada 5 poskom yang akan didirikan. Terkait berapa banyak personel yang akan diterjunkan untuk menjaga disetiap gereja, Wahyu mengatakan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanannya.
"Ada 126 gereja yang besar dan kecil di Kota Tangerang, dan semuanya menjadi atensi kami. Soal personel akan disesuaikan dengan jumlah jemaat dan tingkat kerawanannya," tuturnya.
Selain menerjunkan personelnya, polres juga akan ikut mengerahkan enam metal detektor sebagai antisipasi pengamanan yang disebar di gereja-gereja yang rawan dan memiliki jemaat tinggi.
Pengamanan ekstra ini, diakui Wahyu dilakukan guna mematikan langkah teroris yang merasa momentum Natal sebagai daya publisitas yang tinggi, karena berdasar data-data tahun sebelumnya, beberapa kali aksi teror dilakukan saat perayaan hari besar keagamaan di penjuru nusantara.
(san)