1.500 polisi amankan gereja di Sumsel
Kamis, 20 Desember 2012 - 10:41 WIB
1.500 polisi amankan gereja di Sumsel
A
A
A
Sindonews.com - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) siap mengamankan 285 gereja yang tersebar di wilayah Provinsi Sumsel.
Untuk mengamankan gereja, serta tempat keramaian lain seperti bandara, pelabuhan, terminal dan mall tersebut, Polda Sumsel akan menerjunkan 1.500 personel khusus yang terdiri dari anggota Polda Sumsel, Polresta, dan Polres di Sumsel.
"Personel khusus pengamanan gereja tersebut akan mulai ditempatkan setelah operasi lilin dimulai, terhitung tanggal 23 Desember 2012 sampai 1 Januari 2013," ujar Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova, Kamis (20/12/2012).
Personel yang diterjunkan dalam pengamanan gereja nanti, mengenakan pakaian dinas polisi dan preman dengan dilengkapi peralatan pengaman standar Polri. "Di gereja-gereja besar atau ramai dikunjungi jamaah akan dipasang alat metal detector dan anjing pelacak," paparnya.
Disinggung apakah sejauh ini sudah ada laporan intelijen terkain ancaman Kamtibmas terhadap gereja di Sumsel, perwira melati dua ini mengatakan, belum ada ancaman. "Sampai sekarang Kamtibmas Sumsel tetap aman dan terkendali," tegasnya.
Untuk mengamankan gereja, serta tempat keramaian lain seperti bandara, pelabuhan, terminal dan mall tersebut, Polda Sumsel akan menerjunkan 1.500 personel khusus yang terdiri dari anggota Polda Sumsel, Polresta, dan Polres di Sumsel.
"Personel khusus pengamanan gereja tersebut akan mulai ditempatkan setelah operasi lilin dimulai, terhitung tanggal 23 Desember 2012 sampai 1 Januari 2013," ujar Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova, Kamis (20/12/2012).
Personel yang diterjunkan dalam pengamanan gereja nanti, mengenakan pakaian dinas polisi dan preman dengan dilengkapi peralatan pengaman standar Polri. "Di gereja-gereja besar atau ramai dikunjungi jamaah akan dipasang alat metal detector dan anjing pelacak," paparnya.
Disinggung apakah sejauh ini sudah ada laporan intelijen terkain ancaman Kamtibmas terhadap gereja di Sumsel, perwira melati dua ini mengatakan, belum ada ancaman. "Sampai sekarang Kamtibmas Sumsel tetap aman dan terkendali," tegasnya.
(san)