Masyarakat sumbang krisis kepemimpinan

Rabu, 19 Desember 2012 - 19:06 WIB
Masyarakat sumbang krisis...
Masyarakat sumbang krisis kepemimpinan
A A A
Sindonews.com - Ketidakberanian masyarakat dalam memilih pemimpin dinilai menjadi salah satu faktor lain penyebab terjadinya krisis kepemimpinan di Indonesia. Hal itu disampaikan Pengamat Politik, Amad Bahasoan. Menurutnya, krisis tersebut tidak hanya dikarenakan minimnya pemimpin nasional.

"Krisis kepemimpinan bukan hanya karena pemimpin nasionalnya, tetapi karena kecerdasan bangsa dalam memilih. Publik tidak dibiasakan berani memilih pemimpin," ujar Amad dalam diskusi Mencari Pemimpin Alternatif di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2012).

Dia juga mengatakan bahwa masyarakat selama ini cenderung memilih pemimpin dari apa yang disajikan media, bukan memilih dan melahirkan pemimpin dari kalangan bawah yang mereka yakini memiliki kemampuan untuk memimpin negara.

"Laporan media, publik hanya memilih nama-nama yang diajukan media. Tidak ada tradisi yang mereproduksi pemimpin dari bawah, sehingga ada tuntutan mencari pemimpin demokratis, pemimpin yang tumbuh dari rakyat," tandasnya.

Menurut dia, semestinya media yang tidak aktif mencari calon pemimpin kepada masyarakat, melainkan mereka yang harus mencalonkan pemimpin pilihannya untuk dapat disajikan oleh media.

"Bukan pemimpin yang diajukan unsur-unsur publik saja. Sehingga media secara pasif hanya memilih nama-nama yang diajukan," terang Amad.

Dia menjelaskan bahwa jika masyarakat hanya memilih berdasarkan hasil publikasi media, maka mereka dikhawatirkan tidak mengenal secara pasti terhadap pemimpin pilihannya itu.

"Ketika muncul di media nama-nama pemimpin, ada pertanyaan apa benar itu yang dipilih? Misal Jokowi, apa publik tau kriteria apa yg dimiliki Jokowi? Ini lah yg kurang," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved