Andi tersangka, SBY butuh Anas
Rabu, 19 Desember 2012 - 17:54 WIB
Andi tersangka, SBY butuh Anas
A
A
A
Mundurnya Andi Alfian Mallarangeng dari posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) maupun Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat tentu saja membuat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa kehilangan.
Maklumlah, SBY dengan Andi Mallarangeng selama ini dikenal dekat, bahkan, sebagian orang menyebut Andi anak emas SBY.
Dalam kondisi itu, keberadaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kemudian dibutuhkan SBY, terutama untuk konsolidasi partai.
"Setelah Andi jadi tersangka, dia (SBY) sekarang butuh Anas," ujar peneliti LIPI Syamsudin Haris saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Pusat, Rabu (19/12/2012).
Syamsudin menilai SBY membutuhkan sosok Anas untuk konsolidasi partai, apalagi pemilu sudah semakin dekat."Butuhnya, pemimpin formal Demokrat kan Anas, butuh dalam konsolidasi," ujarnya.
Agar Demokrat kembali membaik, maka ketegangan SBY dengan Anas yang masih tetap tinggi, harus segera diakhiri. "Anas satu pihak membangun kekuatan sendiri, selalu menjegal pemimpin daerah yang didukung pihak lain, tapi Demokrat masih identik dengan SBY," pungkasnya.
Maklumlah, SBY dengan Andi Mallarangeng selama ini dikenal dekat, bahkan, sebagian orang menyebut Andi anak emas SBY.
Dalam kondisi itu, keberadaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kemudian dibutuhkan SBY, terutama untuk konsolidasi partai.
"Setelah Andi jadi tersangka, dia (SBY) sekarang butuh Anas," ujar peneliti LIPI Syamsudin Haris saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Pusat, Rabu (19/12/2012).
Syamsudin menilai SBY membutuhkan sosok Anas untuk konsolidasi partai, apalagi pemilu sudah semakin dekat."Butuhnya, pemimpin formal Demokrat kan Anas, butuh dalam konsolidasi," ujarnya.
Agar Demokrat kembali membaik, maka ketegangan SBY dengan Anas yang masih tetap tinggi, harus segera diakhiri. "Anas satu pihak membangun kekuatan sendiri, selalu menjegal pemimpin daerah yang didukung pihak lain, tapi Demokrat masih identik dengan SBY," pungkasnya.
(lns)