Demokrat sulit bangkit dari keterpurukan
Rabu, 19 Desember 2012 - 17:41 WIB
Demokrat sulit bangkit dari keterpurukan
A
A
A
Sindonews.com - Musibah terus menerpa Partai Demokrat (PD), sejumlah kadernya terlibat kasus korupsi, hal ini membuat elektabilitas PD kian melorot.
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, partai Demokrat sangat sulit untuk bangkit seperti semula. Pasalnya, apa yang sudah terjadi selama ini, membuatnya terlambat untuk berbenah.
"Sudah sulit, sudah sangat sulit untuk menyelamatkan Demokrat dari posisi partai terbesar di Pemilu," kata Syamsuddin Haris saat ditemui di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, citra jelek partai berlambang bintang mercy ini sudah terlanjur melekat, sehingga susah untuk dihilangkan.
"Demokrat paling masuk tiga besar, setelah Partai Golkar atau PDI Perjuangan,"
seperti diketahui, beberapa pengurus teras Demokrat sudah terseret kasus Korupsi. dimulai dari mantan Bendahara Umum (Bendum) PD Muhammad Nazaruddin sudah berstatus terpidana dalam kasus Wisma Atlet. Kemudian diikuti Wakil Sekjen PD Angelina Sondakh terdakwa Kasus di Kemenpora dan Kemendikbud. Setelah itu anggota Dewan Pembina PD Siti Hartati Murdaya dan Andi Alfian Mallarangeng tersangka kasus Hambalang, Bogor, Jawa barat.
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, partai Demokrat sangat sulit untuk bangkit seperti semula. Pasalnya, apa yang sudah terjadi selama ini, membuatnya terlambat untuk berbenah.
"Sudah sulit, sudah sangat sulit untuk menyelamatkan Demokrat dari posisi partai terbesar di Pemilu," kata Syamsuddin Haris saat ditemui di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, citra jelek partai berlambang bintang mercy ini sudah terlanjur melekat, sehingga susah untuk dihilangkan.
"Demokrat paling masuk tiga besar, setelah Partai Golkar atau PDI Perjuangan,"
seperti diketahui, beberapa pengurus teras Demokrat sudah terseret kasus Korupsi. dimulai dari mantan Bendahara Umum (Bendum) PD Muhammad Nazaruddin sudah berstatus terpidana dalam kasus Wisma Atlet. Kemudian diikuti Wakil Sekjen PD Angelina Sondakh terdakwa Kasus di Kemenpora dan Kemendikbud. Setelah itu anggota Dewan Pembina PD Siti Hartati Murdaya dan Andi Alfian Mallarangeng tersangka kasus Hambalang, Bogor, Jawa barat.
(maf)