Arus mudik Natal ke Mentawai mulai terlihat
Selasa, 18 Desember 2012 - 15:53 WIB
Arus mudik Natal ke Mentawai mulai terlihat
A
A
A
Sindonews.com - Sepekan sebelum Natal, arus mudik menuju Mentawai yang menggunakan jasa angkutan laut mulai terlihat. Ribuan penumpang terlihat menyeberang menggunakan KMP Ambu-ambu dari Padang-Tuapeijat.
Padatnya penumpang yang menyeberang ke Mentawai sudah terlihat sejak Minggu 16 Desember 2012. Barang yang diangkut ke Mentawai memadati kabin kapal besi tersebut isinya berupa bahan pokok, sayur, beras, tepung, telur dan alat-alat bangunan lainnya, selain itu kendaraan roda empat dan roda dua ikut mendominasi.
Pantauan di dalam kapal, bagian lantai dua baik kelas ekonomi dan VIP sudah membludak. Sebagian penumpang tidur di lantainya beralaskan koran. Jika ingin menggunakan matras milik kapal tersebut, penumpang harus menyewa Rp60 ribu.
Akibat sesaknya di lantai dua, membuat penumpang lain ada yang tidur di kabin kapal dan di dek. Resiko penumpang yang berada di dek, harus rela basah kuyup jika hujan.
Pemandangan serupa terlihat saat KMP Ambu-ambu bertolak dari Tuapeijat ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai. Saat berangkat penumpang yang rata-rata PNS membludak diatas kapal.
“Kalau kita tidak booking sejak pagi kita tidak bisa dapat tempat tidur disini,” ujar Arnil (30) penumpang yang telah memesan tiket kapal.
Kendati kondisi tersebut Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, tidak ada rencana menambah kapal maupun mengubah jadwal menjelang Natal 2012 dan Tahun Baru 2013.
”Tidak adanya penambahan kapal tersebut disebabkan memang tidak ada lagi armada tambahan untuk melayani calon pemudik. Akan tetapi, untuk kapal antarpulau, jika tidak terkendala BBM pihaknya akan mengerahkan satu unit kapak Nade yang melayani rute antarpulau Sipora, Pagai Utara, dan Siberut,” ujarnya di Padang, Selasa (18/12/2012).
Penambahan kapal antarpulau akan dilakukan pada 17 Desember untuk rute
Tuapejat-Sikakap, dan rute Tuapeijat-Siberut pada 22 Desember tergantung ketersediaan BBM.
Saat ini, kapal yang beroperasi dari Padang ke Mentawai yakni KMP Ambu-ambu yang melayani rute Padang-Tuapejat setiap Minggu, Padang-Siberut setiap Kamis, dan Padang-Sikakap pada Selasa.
Selain itu, KM Sumber milik Pemda Mentawai juga beroperasi melayani Rute Padang-Siberut Selatan setiap Senin dan Padang-Sioban–Tuapeijat setiap Jumat.
"Tidak ada kenaikan tarif baik saat Natal maupun Tahun Baru," katanya.
Akibat tidak adanya penambahan kapal itu membuat penumpang bersesakan diatas kapal.
Padatnya penumpang yang menyeberang ke Mentawai sudah terlihat sejak Minggu 16 Desember 2012. Barang yang diangkut ke Mentawai memadati kabin kapal besi tersebut isinya berupa bahan pokok, sayur, beras, tepung, telur dan alat-alat bangunan lainnya, selain itu kendaraan roda empat dan roda dua ikut mendominasi.
Pantauan di dalam kapal, bagian lantai dua baik kelas ekonomi dan VIP sudah membludak. Sebagian penumpang tidur di lantainya beralaskan koran. Jika ingin menggunakan matras milik kapal tersebut, penumpang harus menyewa Rp60 ribu.
Akibat sesaknya di lantai dua, membuat penumpang lain ada yang tidur di kabin kapal dan di dek. Resiko penumpang yang berada di dek, harus rela basah kuyup jika hujan.
Pemandangan serupa terlihat saat KMP Ambu-ambu bertolak dari Tuapeijat ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai. Saat berangkat penumpang yang rata-rata PNS membludak diatas kapal.
“Kalau kita tidak booking sejak pagi kita tidak bisa dapat tempat tidur disini,” ujar Arnil (30) penumpang yang telah memesan tiket kapal.
Kendati kondisi tersebut Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, tidak ada rencana menambah kapal maupun mengubah jadwal menjelang Natal 2012 dan Tahun Baru 2013.
”Tidak adanya penambahan kapal tersebut disebabkan memang tidak ada lagi armada tambahan untuk melayani calon pemudik. Akan tetapi, untuk kapal antarpulau, jika tidak terkendala BBM pihaknya akan mengerahkan satu unit kapak Nade yang melayani rute antarpulau Sipora, Pagai Utara, dan Siberut,” ujarnya di Padang, Selasa (18/12/2012).
Penambahan kapal antarpulau akan dilakukan pada 17 Desember untuk rute
Tuapejat-Sikakap, dan rute Tuapeijat-Siberut pada 22 Desember tergantung ketersediaan BBM.
Saat ini, kapal yang beroperasi dari Padang ke Mentawai yakni KMP Ambu-ambu yang melayani rute Padang-Tuapejat setiap Minggu, Padang-Siberut setiap Kamis, dan Padang-Sikakap pada Selasa.
Selain itu, KM Sumber milik Pemda Mentawai juga beroperasi melayani Rute Padang-Siberut Selatan setiap Senin dan Padang-Sioban–Tuapeijat setiap Jumat.
"Tidak ada kenaikan tarif baik saat Natal maupun Tahun Baru," katanya.
Akibat tidak adanya penambahan kapal itu membuat penumpang bersesakan diatas kapal.
(ysw)