KNKT umumkan investigasi Sukhoi
Selasa, 18 Desember 2012 - 15:00 WIB
KNKT umumkan investigasi Sukhoi
A
A
A
Sindonews.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akhirnya mengumumkan hasil investigasinya terhadap jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak Gunung Salak, Bogor pada 9 Mei 2012 lalu.
Menurut KNKT, kecelakaan pesawat tersebut diakibatkan tidak mengindahkan peringatan Terrain Awareness Warning System (TAWS).
"Awak pesawat tidak menyadari kondisi pegunungan di sekitar jalur penerbangan yang dilalui karena beberapa faktor dan berakibat awak pesawat mengabaikan peringatan dari Terrain Awareness Warning System (TAWS)," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi, di Gedung KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2012).
Selain itu, terjadi pengalihan perhatian terhadap awak pesawat yang tidak terkait dengan penerbangan, pasalnya pilot tidak mengubah arah pesawat super jet itu.
"Pilot yang menerbangkan pesawat tidak dengan segera mengubah arah pesawat ketika orbit dan pesawat keluar dari orbit tanpa disengaja," pungkasnya.
Menurut KNKT, kecelakaan pesawat tersebut diakibatkan tidak mengindahkan peringatan Terrain Awareness Warning System (TAWS).
"Awak pesawat tidak menyadari kondisi pegunungan di sekitar jalur penerbangan yang dilalui karena beberapa faktor dan berakibat awak pesawat mengabaikan peringatan dari Terrain Awareness Warning System (TAWS)," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi, di Gedung KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2012).
Selain itu, terjadi pengalihan perhatian terhadap awak pesawat yang tidak terkait dengan penerbangan, pasalnya pilot tidak mengubah arah pesawat super jet itu.
"Pilot yang menerbangkan pesawat tidak dengan segera mengubah arah pesawat ketika orbit dan pesawat keluar dari orbit tanpa disengaja," pungkasnya.
(maf)