Amankan natal, 1.312 Satpol PP siap diterjunkan
Selasa, 18 Desember 2012 - 13:02 WIB
Amankan natal, 1.312 Satpol PP siap diterjunkan
A
A
A
Sindonews.com - Sekira 1.312 personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta siap diterjunkan, untuk membantu petugas kepolisian dalam pengamanan perayaan Natal, 25 Desember 2012 mendatang.
Petugas Satpol PP sendiri akan disebar di 24 gereja yang ada di Jakarta. Namun, petugas akan lebih banyak disiagakan di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Dimana gereja Katedral akan dijadikan sebagai fokus pengamanan.
"Akan ada 24 titik yang dijaga," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Effendi Anas saat dihubungi di Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Lebih lanjut lagi dijelaskan, selama sembilan hari petugas akan terus melakukan penjagaan, terhitung sejak tanggal 22-30 Desember.
Untuk jumlah personil yang akan disiagakan di setiap gereja sendiri diakui berbeda-beda sesuai dengan kapasitas jemaat dan kerawanan lingkungan sekitar.
"Jumlahnya variasi. Kita lihat besar dan kerawananannya," jelas pria yang akrab disapa Effan ini.
Meskipun begitu, pihaknya hanya dalam kadar membantu petugas kepolisian dalam ketertiban umum, dan bukan penjaga utama. Karena tugas utama terkait pengamanan Natal berada di bawah pihak kepolisian.
Sementara petugas utama yang mengamankan pelaksanaan Natal kewenangannya diberada di kepolisian.
"Kita hanya yang berkaitan dengan ketertiban umum," tukas Effan.
Untuk perayaan Natal tahun ini sendiri diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Petugas Satpol PP sendiri akan disebar di 24 gereja yang ada di Jakarta. Namun, petugas akan lebih banyak disiagakan di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Dimana gereja Katedral akan dijadikan sebagai fokus pengamanan.
"Akan ada 24 titik yang dijaga," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Effendi Anas saat dihubungi di Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Lebih lanjut lagi dijelaskan, selama sembilan hari petugas akan terus melakukan penjagaan, terhitung sejak tanggal 22-30 Desember.
Untuk jumlah personil yang akan disiagakan di setiap gereja sendiri diakui berbeda-beda sesuai dengan kapasitas jemaat dan kerawanan lingkungan sekitar.
"Jumlahnya variasi. Kita lihat besar dan kerawananannya," jelas pria yang akrab disapa Effan ini.
Meskipun begitu, pihaknya hanya dalam kadar membantu petugas kepolisian dalam ketertiban umum, dan bukan penjaga utama. Karena tugas utama terkait pengamanan Natal berada di bawah pihak kepolisian.
Sementara petugas utama yang mengamankan pelaksanaan Natal kewenangannya diberada di kepolisian.
"Kita hanya yang berkaitan dengan ketertiban umum," tukas Effan.
Untuk perayaan Natal tahun ini sendiri diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
(ysw)