Kunker DPR ke luar negeri sesuaikan kebutuhan

Selasa, 18 Desember 2012 - 12:39 WIB
Kunker DPR ke luar negeri...
Kunker DPR ke luar negeri sesuaikan kebutuhan
A A A
Sindonews.com - Kunjungan Kerja (Kunker) yang dilakukan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beberapa waktu lalu, terus menjadi konsumsi publik.

Anggota Komisi III DPR Eva K Sundari mengatakan, kunjungan tersebut bukan tindakan yang salah, pasalnya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan untuk mengikuti kinerja anggota dewan.

"Indikator kinerja parlemen adalah transparency-disclosure atau keterbukaan untuk konsumsi publik, namun ditutup untuk yang rahasia seperti alokasi dana intel dan keamanan serta accountable. Ini berlaku terutama untuk penyusunan budget DPR termasuk juga untuk indikator standar kunjungan kerja," kata Eva saat dihubungi wartawan, Selasa (18/12/2012).

Menurut Eva, logika penggunaan keuangan negara dengan berbasis kinerja, sehingga segala macam manfaat dan dampak dari kunker itu bisa dipantau secara jelas.

"Di sisi lain, logika penggunaan keuangan negara adalah berbasis kinerja. Ada input jelas, sehingga output dan dampaknya bisa ditunjukkan dan dipantau," ucapnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melanjutkan, yang terpenting adalah adanya legitimasi untuk melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, karena aspek legal jelas terpenuhi.

"Ibaratnya begini, untuk mengambil keputusan publik maka think globally act locally supaya pertimbangannya komprehensif. Sementara, kenapa harus ke luar negeri? Analoginya sama dengan ngapain sekolah ke luar negeri, padahal di sini sudah ada semua jurusan seperti Fakultas Ekonomi (FE), hukum. Karena menuntut ilmu itu aspeknya luas," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
BAKN DPR RI Bahas Sistem...
BAKN DPR RI Bahas Sistem Pengawasan Keuangan Negara dengan BPK Kenya
Kunker di Luwu Raya,...
Kunker di Luwu Raya, Eva Stevany Resmikan ESR Community Sukamaju
Usai Proyek Gorden Dibatalkan,...
Usai Proyek Gorden Dibatalkan, Belasan Anggota DPR Pergi ke Turki
Usai Serap Aspirasi,...
Usai Serap Aspirasi, Ibas Borong Gerabah Tradisional Khas Pacitan
Kunjungan Kerja ke Kanwilkumham...
Kunjungan Kerja ke Kanwilkumham DKI, Mobil Anggota Komisi III DPR Dihadang Pendemo
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Kasus Covid-19 Melonjak, Pimpinan DPR Minta Kegiatan Kunker Anggota Dewan Dihentikan
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved