Bahas sapi ke Prancis, Anggota DPR dinilai 'bebal'
Minggu, 16 Desember 2012 - 23:13 WIB
Bahas sapi ke Prancis, Anggota DPR dinilai 'bebal'
A
A
A
Sindonews.com - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke dua negara yakni Prancis dan China, salah satu yang akan mereka bahas di dua negara itu adalah mengenai sapi. Hal itu pun mendapat komentar keras dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra).
Menurut mereka, dengan tetap berangkat ke dua negara itu, maka para wakil rakyat itu dinilai 'bebal' karena tidak mau mendengar masukan dari rakyat dan kalangan DPR lainnya.
"Pertama yang kita mau bilang, bebalnya anggota DPR mereka tidak mau mendengarkan masyarakat, padahal mereka wakil-wakil masyarkat atau rakyat nah organisasi-organisasi masyarakat yang ada di Indonesia yang cukup fokus dalam pengelolaan peternakan sapi," jelas Koordinator Riset Fitra, Maulana kepada Sindonews di Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Fitra, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (16/12/2012).
Dia menambahkan, sebenarnya banyak peternakan dan pemotongan sapi di Indonesia yang dapat dipelajari dan dijadikan contoh untuk tempat lainnya.
"Kita juga sebetulnya bayak percontohan-percontohan. Yang ada di indonesia tetapi mereka tidak mau menggunakan produk-produk dalam negeri ini," katanya.
Sebelumnya dia juga mengingatkan agar anggota DPR dapat membatalkan Kunker ke luar negeri yang tidak bermanfaat.
"Inikan kita belum pernah melihat hasil dari kunjungan kerja ini yang berdampak perbaikan dan kesejahteraan masyarakat, kalau itu memang tidak memberikan dampak yang positif batalkan saja kunjungan kerja kunjungan kerja seperti itu," katanya.
Untuk informasi bahwa Anggota Komisi IV DPR RI mengunjungi Prancis dan China dalam rangka penyusunan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan, dalam Kunker itu mereka beralasan karena dua negara itu merupakan pusat sapi.
Menurut mereka, dengan tetap berangkat ke dua negara itu, maka para wakil rakyat itu dinilai 'bebal' karena tidak mau mendengar masukan dari rakyat dan kalangan DPR lainnya.
"Pertama yang kita mau bilang, bebalnya anggota DPR mereka tidak mau mendengarkan masyarakat, padahal mereka wakil-wakil masyarkat atau rakyat nah organisasi-organisasi masyarakat yang ada di Indonesia yang cukup fokus dalam pengelolaan peternakan sapi," jelas Koordinator Riset Fitra, Maulana kepada Sindonews di Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Fitra, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (16/12/2012).
Dia menambahkan, sebenarnya banyak peternakan dan pemotongan sapi di Indonesia yang dapat dipelajari dan dijadikan contoh untuk tempat lainnya.
"Kita juga sebetulnya bayak percontohan-percontohan. Yang ada di indonesia tetapi mereka tidak mau menggunakan produk-produk dalam negeri ini," katanya.
Sebelumnya dia juga mengingatkan agar anggota DPR dapat membatalkan Kunker ke luar negeri yang tidak bermanfaat.
"Inikan kita belum pernah melihat hasil dari kunjungan kerja ini yang berdampak perbaikan dan kesejahteraan masyarakat, kalau itu memang tidak memberikan dampak yang positif batalkan saja kunjungan kerja kunjungan kerja seperti itu," katanya.
Untuk informasi bahwa Anggota Komisi IV DPR RI mengunjungi Prancis dan China dalam rangka penyusunan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan, dalam Kunker itu mereka beralasan karena dua negara itu merupakan pusat sapi.
(rsa)