Angie akui perantara Rosa dengan Sekretaris Ditjen Dikti
Jum'at, 14 Desember 2012 - 19:12 WIB
Angie akui perantara Rosa dengan Sekretaris Ditjen Dikti
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa korupsi penggiringan proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Angelina Sondakh mengaku pernah memperkenalkan Sekretaris Ditjen Dikti Haris Iskandar dengan Direktur Marketing Permai Grup Rosa Manulang. Dimana pertemuan tersebut terjadi pada tahun 2010 di Plaza FX Senayan.
Hal tersebut pun diakui oleh mantan anggota Banggar DPR RI saat persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Angelina, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Sayangnya, Angie mengklaim tak tahu motif dari perkenalan yang digagas oleh Rosa terhadap Haris.
"Kalau motifnya Rosa saya tidak tahu. Tapi saya mempertemukan karena rasa enggan saya ke Nazar dan niat baik. Saya niat baik saja, karena kenal dengan haris. Saya terus terang tidak mendalami, Rosa hanya minta diperkenalkan. Katanya ada masalah di kampus-kampus," ungkap Angie.
Angie akhirnya, mengenalkan Rosa kepada Haris di Plaza FX Senayan lantaran dekat dengan Kemendiknas. Dia tak berfikir macam-macam atas perkenalan tersebut. Baginya hanya sebatas niat baik untuk memperkenalkan keduanya.
"Pada saat itu Haris sudah datang duluan, dan Rosa juga sudah ada di tempat. Lalu saya mengantar Rosa ke Haris. Ya memperkenalkan biasa, soal ada masalah-masalah di kampus," imbuhnya.
Terkait masalah kampus, kata Angie, hanya bahasa yang digunakan Rosa untuk menemui Haris. Angie mengklaim jika dirinya tak mau ikut campur sehingga memilih mengantar anaknya bermain.
"Saya bilang bicarakan sendiri saja. Saya waktu itu membawa anak saya dan mengantar bermain di atas," tegasnya.
Sebelum perkenalan tersebut, Angie mengaku tadinya sudah mencoba mengabaikan permintaan Rosa untuk diperkenalkan dengan Haris. Namun, niatan tersebut justru mendapat pertanyaan oleh M Nazaruddin lantaran tak mau mengenalkan Rosa ke Haris.
"Karena Nazar yang minta, apalagi dengan kata-kata anak buah saya, jadi mau saya pertemukan," tandasnya.
Keterangan Angelina berlainan dengan kesaksian Haris dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis 18 Oktober 2012. Sebab, menurutnya, dia datang ke Plaza FX lantaran diundang oleh Angelina. Haris mengaku dikenalkan Rosa sebagai rekanan proyek oleh Angelina.
Saat itu, Angelina mengarahkan universitas di Dikti agar dipegang oleh rekanan Permai Grup milik Nazaruddin dengan rekanan Rosa. Hal itu diakui Haris.
"Buat saya yang terpenting ada pengajuan proposalnya. Dan jawaban saya normatif." ujarnya.
Haris mengaku untuk Universitas Indonesia Timur dipegang oleh Angelina.
"Beliau memprovokasi untuk Indonesia Timur. Dia konsern-nya untuk Indonesia Timur," kata Haris.
Hal tersebut pun diakui oleh mantan anggota Banggar DPR RI saat persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Angelina, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Sayangnya, Angie mengklaim tak tahu motif dari perkenalan yang digagas oleh Rosa terhadap Haris.
"Kalau motifnya Rosa saya tidak tahu. Tapi saya mempertemukan karena rasa enggan saya ke Nazar dan niat baik. Saya niat baik saja, karena kenal dengan haris. Saya terus terang tidak mendalami, Rosa hanya minta diperkenalkan. Katanya ada masalah di kampus-kampus," ungkap Angie.
Angie akhirnya, mengenalkan Rosa kepada Haris di Plaza FX Senayan lantaran dekat dengan Kemendiknas. Dia tak berfikir macam-macam atas perkenalan tersebut. Baginya hanya sebatas niat baik untuk memperkenalkan keduanya.
"Pada saat itu Haris sudah datang duluan, dan Rosa juga sudah ada di tempat. Lalu saya mengantar Rosa ke Haris. Ya memperkenalkan biasa, soal ada masalah-masalah di kampus," imbuhnya.
Terkait masalah kampus, kata Angie, hanya bahasa yang digunakan Rosa untuk menemui Haris. Angie mengklaim jika dirinya tak mau ikut campur sehingga memilih mengantar anaknya bermain.
"Saya bilang bicarakan sendiri saja. Saya waktu itu membawa anak saya dan mengantar bermain di atas," tegasnya.
Sebelum perkenalan tersebut, Angie mengaku tadinya sudah mencoba mengabaikan permintaan Rosa untuk diperkenalkan dengan Haris. Namun, niatan tersebut justru mendapat pertanyaan oleh M Nazaruddin lantaran tak mau mengenalkan Rosa ke Haris.
"Karena Nazar yang minta, apalagi dengan kata-kata anak buah saya, jadi mau saya pertemukan," tandasnya.
Keterangan Angelina berlainan dengan kesaksian Haris dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis 18 Oktober 2012. Sebab, menurutnya, dia datang ke Plaza FX lantaran diundang oleh Angelina. Haris mengaku dikenalkan Rosa sebagai rekanan proyek oleh Angelina.
Saat itu, Angelina mengarahkan universitas di Dikti agar dipegang oleh rekanan Permai Grup milik Nazaruddin dengan rekanan Rosa. Hal itu diakui Haris.
"Buat saya yang terpenting ada pengajuan proposalnya. Dan jawaban saya normatif." ujarnya.
Haris mengaku untuk Universitas Indonesia Timur dipegang oleh Angelina.
"Beliau memprovokasi untuk Indonesia Timur. Dia konsern-nya untuk Indonesia Timur," kata Haris.
(rsa)