DPR harus selektif pilih tempat pelesir
Kamis, 13 Desember 2012 - 12:20 WIB
DPR harus selektif pilih tempat pelesir
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memang tidak pernah lepas dari sorotan publik, termasuk agenda studi banding ke luar negeri. Demi menjadi citra lembaga, Anggota DPR RI diminta untuk lebih selektif melakukan kunjungan ke luar negeri.
"Kalau kunker harus menjadi perhatian serius siapapun, Karena satu aspek ini menjadi aspek negatif masyarakat. Harus, sudah berulang kali menjadi sorotan publik. Demi menjaga citra," ujar ketua BK M Prakosa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Karena itu, lanjut Prakosa, semua kunjungan ke luar negeri, termasuk pembahasan rancangan undang-undang DPR harus memilih, supaya tidak menjadi sorotan masyarakat.
Namun harus diketahui, setiap studi banding ke luar negeri, pasti menyangkut agenda yang sangat penting dengan negara yang dituju.
Prakosa sendiri ini berjanji tidak akan pergi ke luar negeri sampai ahir masa jabatan di DPR selesai.
"Saya sampai akhir masa jabatan tidak akan ikut ke luar negeri, " pungkas politikus PDI Perjuangan ini.
Seperti diketahui, Komisi VII DPR RI kembali melakukan kujungan kerja ke luar negeri. Kali ini para wakil rakyat itu mengunjungi dua negara yakni Amerika Serikat dan Brazil untuk membahas RUU Kedirgantaraan dan RUU Keantariksaan.
Anggota komisi VII Nur Yasin mengaku, pembahasan RUU ini sangat dibutuhkan, pasalnya selama ini masih banyak yang belum diketahui.
"Banyak kita buta, tenaga ahli kita meraba-raba kita harus selesai cepat," tutur Yasin yang juga ikut ke Brasil saat dihubungi wartawan, Rabu 12 Desember 2012.
"Kalau kunker harus menjadi perhatian serius siapapun, Karena satu aspek ini menjadi aspek negatif masyarakat. Harus, sudah berulang kali menjadi sorotan publik. Demi menjaga citra," ujar ketua BK M Prakosa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Karena itu, lanjut Prakosa, semua kunjungan ke luar negeri, termasuk pembahasan rancangan undang-undang DPR harus memilih, supaya tidak menjadi sorotan masyarakat.
Namun harus diketahui, setiap studi banding ke luar negeri, pasti menyangkut agenda yang sangat penting dengan negara yang dituju.
Prakosa sendiri ini berjanji tidak akan pergi ke luar negeri sampai ahir masa jabatan di DPR selesai.
"Saya sampai akhir masa jabatan tidak akan ikut ke luar negeri, " pungkas politikus PDI Perjuangan ini.
Seperti diketahui, Komisi VII DPR RI kembali melakukan kujungan kerja ke luar negeri. Kali ini para wakil rakyat itu mengunjungi dua negara yakni Amerika Serikat dan Brazil untuk membahas RUU Kedirgantaraan dan RUU Keantariksaan.
Anggota komisi VII Nur Yasin mengaku, pembahasan RUU ini sangat dibutuhkan, pasalnya selama ini masih banyak yang belum diketahui.
"Banyak kita buta, tenaga ahli kita meraba-raba kita harus selesai cepat," tutur Yasin yang juga ikut ke Brasil saat dihubungi wartawan, Rabu 12 Desember 2012.
(lns)