DS tantang Sukotjo buktikan keterlibatan petinggi Polri lain
Kamis, 13 Desember 2012 - 10:23 WIB
DS tantang Sukotjo buktikan keterlibatan petinggi Polri lain
A
A
A
Sindonews.com - Tersangka kasus korupsi pengadaan simualator SIM di Korlantas Polri Irjen Pol Djoko Susilo (DS) menutupi tuduhan dari Sukotjo S Bambang yang menuding ada keterlibatan pihak lainnya dalam proyek tersebut.
Hal itu disampaikan Kuasa Hukum DS, Hotma Sitompul, yang malah menantang kubu Sukotjo untuk segera membuktikan tudingan tersebut tanpa harus melempar pernyataan saja.
“Kita tidak komentar itu deh, kalau ada bukti sampaikan. Ngomong sajalah jangan teka teki,“ tantang Hotma saat akan mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan hari ini, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Hotma pun menganggap, tudingan tersebut memang sengaja dilemparkan oleh Sukotjo untuk sekedar mencari popularitas saja tanpa mengandung unsur kebenaran sekalipun.
"Kan kita hobi nanti ada lebih lebar lagi. Kenapa tidak yang jelas jelas saja. Kalau ada kesimpangsiuran, Republik ini menyenangi, begitu enggak?," ketusnya.
Ditambahkan Hotma, pihaknya pun tidak akan menanggapi lebih jauh tantangan Bambang tersebut. Pihaknya pun masih menunggu untuk fokus menyelesaikan kasus yang ada saat ini.
“Tidak ada persiapan, kalau kita mau mengatakan kita mau mengikuti prosedur. Kalau ada yang mengatakan klien kita ada kesalahan silakan buktikan. DS, ini juga masih tersangka masih ada kemungkinan bebas di pengadilan,“ tegasnya.
Hal itu disampaikan Kuasa Hukum DS, Hotma Sitompul, yang malah menantang kubu Sukotjo untuk segera membuktikan tudingan tersebut tanpa harus melempar pernyataan saja.
“Kita tidak komentar itu deh, kalau ada bukti sampaikan. Ngomong sajalah jangan teka teki,“ tantang Hotma saat akan mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan hari ini, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Hotma pun menganggap, tudingan tersebut memang sengaja dilemparkan oleh Sukotjo untuk sekedar mencari popularitas saja tanpa mengandung unsur kebenaran sekalipun.
"Kan kita hobi nanti ada lebih lebar lagi. Kenapa tidak yang jelas jelas saja. Kalau ada kesimpangsiuran, Republik ini menyenangi, begitu enggak?," ketusnya.
Ditambahkan Hotma, pihaknya pun tidak akan menanggapi lebih jauh tantangan Bambang tersebut. Pihaknya pun masih menunggu untuk fokus menyelesaikan kasus yang ada saat ini.
“Tidak ada persiapan, kalau kita mau mengatakan kita mau mengikuti prosedur. Kalau ada yang mengatakan klien kita ada kesalahan silakan buktikan. DS, ini juga masih tersangka masih ada kemungkinan bebas di pengadilan,“ tegasnya.
(rsa)