Puncak mudik Natal diprediksi 22 Desember
Rabu, 12 Desember 2012 - 19:29 WIB
Puncak mudik Natal diprediksi 22 Desember
A
A
A
Sindonews.com - Arus mudik ke Yogyakarta untuk libur Natal dan Tahun Baru akan terjadi secara bergelombang. Untuk Natal puncak kedatangan diprediksikan akan terjadi pada 22 Desember 2012 atau tiga hari sebelum Natal.
Sementara untuk kedatangan libur pergantian tahun diprediksikan akan terjadi pada 30 Desember 2012. Kendati demikian, arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru tidak akan seramai saat libur Lebaran.
"Ada penambahan armada bus antar kota maupun antar propinsi yang telah disiapkan. Tetapi tidak seramai Idul Fitri," ujar Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Tjipto Haribowo, Rabu (12/12/2012).
Sementara untuk arus balik usai libur lebaran diprediksikan sama dengan tahun-tahun lalu yakni di sekitar 2 Januari. Hal tersebut mempertimbangkan pergantian tahun kali ini terjadi di tengah minggu atau tidak memunculkan libur panjang.
Berdasarkan laporan yang diterima Dinas Perhubungan, kali ini tersedia bus AKAP 446 armada, AKDP 675 armada, bus pariwisata 631 armada dan 200 armada travel. Sementara dari angkutan kereta api, direncanakan akan ada penambahan satu rangkaian kereta ekstra Natal dan Tahun Baru.
Sementara untuk penumpang, diprediksikan akan meningkat 1,9 persen dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya jumlah penumpang bus ada 820 ribu orang, libur Natal dan Tahun Baru kali ini jumlahnya akan mencapai 845 ribu orang.
Penurunan penumpang justru kembali akan terjadi untuk moda transportasi kereta api. Penurunan diprediksikan mencapai 6,6 persen. Tahun ini hanya sekitar 121 ribu orang yang akan memanfaatkan jasa transportasi tersebut.
Sedangkan penumpang angkutan udara diprediksikan naik 5,3 persen. Jika tahun lalu hanya 150 ribu orang, tahun ini akan mencapai 158 ribu orang.
Sementara untuk kedatangan libur pergantian tahun diprediksikan akan terjadi pada 30 Desember 2012. Kendati demikian, arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru tidak akan seramai saat libur Lebaran.
"Ada penambahan armada bus antar kota maupun antar propinsi yang telah disiapkan. Tetapi tidak seramai Idul Fitri," ujar Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Tjipto Haribowo, Rabu (12/12/2012).
Sementara untuk arus balik usai libur lebaran diprediksikan sama dengan tahun-tahun lalu yakni di sekitar 2 Januari. Hal tersebut mempertimbangkan pergantian tahun kali ini terjadi di tengah minggu atau tidak memunculkan libur panjang.
Berdasarkan laporan yang diterima Dinas Perhubungan, kali ini tersedia bus AKAP 446 armada, AKDP 675 armada, bus pariwisata 631 armada dan 200 armada travel. Sementara dari angkutan kereta api, direncanakan akan ada penambahan satu rangkaian kereta ekstra Natal dan Tahun Baru.
Sementara untuk penumpang, diprediksikan akan meningkat 1,9 persen dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya jumlah penumpang bus ada 820 ribu orang, libur Natal dan Tahun Baru kali ini jumlahnya akan mencapai 845 ribu orang.
Penurunan penumpang justru kembali akan terjadi untuk moda transportasi kereta api. Penurunan diprediksikan mencapai 6,6 persen. Tahun ini hanya sekitar 121 ribu orang yang akan memanfaatkan jasa transportasi tersebut.
Sedangkan penumpang angkutan udara diprediksikan naik 5,3 persen. Jika tahun lalu hanya 150 ribu orang, tahun ini akan mencapai 158 ribu orang.
(ysw)