Pentingnya meningkatkan dialog kebudayaan

Rabu, 12 Desember 2012 - 15:37 WIB
Pentingnya meningkatkan...
Pentingnya meningkatkan dialog kebudayaan
A A A
Sindonews.com - Negara saat ini dinilai harus mampu membangun cara pandang baru tentang konsep wawasan kebangsaan lewat dialog kebudayaan, pemerataan pembangunan kesejahteraan dan keadilan.

Hal ini dikarenakan, cara pandang wawasan kebangsaan yang ada sudah tidak mampu membangun
kesadaran koletif bangsa dalam meredam konflik politik dan disintegrasi bangsa.

”Wawasan kebangsaan dahulunya dibangun lewat konsensus politik sehingga bersifat elitis. Padahal, wawasan kebangsaan tidak cukup dengan menyanyikan lagu kebangsaan, meneriakkan pekik merdeka atau slogan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam workshop "Membangun Kader Pemimpin Berjiwa Entrepreneur dan Berwawasan Kebangsaan", di auditorium MM UGM, DIY, Rabu (12/12/2012).

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) ini pun menuturkan, semua pihak perlu meningkatkan kesadaran historis, realistik, dan futuristik, agar bisa menjadi kader pemimpin yang mampu
mensinergikan kekuatan bangsa.

“Jelang 2014, anak muda berkarakter kebangsaan harus mampu menjadi pemikir, pejuang dan pembaharu, bukan generasi peminta-minta,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, pengusaha sekaligus Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Luhut B Pandjaitan mengatakan, sudah tidak tepat lagi mendikotomikan pemimpin tua dan pemimpin muda setelah bermunculannya kasus korupsi yang dilakukan pemimpin dari kalangan muda.

Oleh karena itu, sebagai calon pemimpin, pemuda diharapkan mengedepankan sikap kesederhanaan dan suritauladan serta kebersahajaan.

“Masyarakat harus pandai memilih calon pemimpin. Syarat calon pemimpin yang baik harus bisa merakyat, kompeten, kredibel dan berintegritas, bukan semata-mata karena pencitraan. Dan pesan buat anak muda, jangan jadikan uang sebagai tujuan,” tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
KEN 2024 Resmi Digelar,...
KEN 2024 Resmi Digelar, Hadirkan Ragam Parade Festival Seni dan Budaya Indonesia
Jelaskan Tarian Nusantara...
Jelaskan Tarian Nusantara kepada Jokowi, Butet Kartaredjasa: Bangun Akar dan Budaya
Tujuh Tari Tradisional...
Tujuh Tari Tradisional Asal Indonesia yang Mendunia
Satukan Kebudayaan di...
Satukan Kebudayaan di IKN, Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Resmi Ditutup
Jagantara Hadirkan Pasar...
Jagantara Hadirkan Pasar Rakyat di Tengah Mal, Nostalgia Jajanan Masa Kecil
Berita Terkini
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Infografis
Waspada, Berikut 5 Kebiasaan...
Waspada, Berikut 5 Kebiasaan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved