DPC PKB Depok tunggu dukungan masyarakat

Senin, 10 Desember 2012 - 15:39 WIB
DPC PKB Depok tunggu...
DPC PKB Depok tunggu dukungan masyarakat
A A A
Sindonews.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung Raja Dangdut Rhoma Irama perlu adanya dukungan masyarakat luas. Pasaalnya, PKB merupakan partai yang terbuka dan plural.

"Diliriknya Rhoma Irama selagi itu menjadi keputusan bersama di tingkat nasional, tentunya kami siap melaksanakan. Kami rasa ini masih dalam penjajakan," ujar Ketua DPC PKB Kota Depok Muhamad Fuad kepada wartawan, di Depok Senin (10/12/2012).

Namun begitu, lanjutnya, apabila penjajakan itu sudah menjadi final maka sudah seharusnya DPP juga dapat menyosialisasikan hal tersebut kepada pengurus partai yang berada di tingkat bawah.

"Tepat atu tidak Cak Imin menggandeng Rhoma Irama, kami kembalikan lagi kepada masyarakat. Kami tunggu respond masyarakat, Namun yang jelas capres yang nantinya diusung dari PKB harus memiliki elektabilitas, popularitas, kapabilitas integritas dan lainnya," paparnya.

Artinya, kata dia, selama Rhoma memiliki pandangan negara ini merupakan negara yang plural, multi etnis dan lainnya kami rasa itu bisa diterima. Lebih lanjut ia mengatakan, banyak pandangan masyarakat jika Rhoma Irama menganut Islam konservatif artinya tidak menerima kemoderatan.

"PKB dalam hal tersebut memandang jauh ikan dari panggang. Artinya jika dari pemikiran seperti itu tidak nyambung ke depan pun tidak akan nyambung," katanya.

Namun begitu, Fuad memiliki pemikiran lain saat ini belum waktunya untuk membicarakan capres. "Yang terpenting bagaimana saat ini PKB dapat meraih kursi sebanyak-banyaknya baik di tingkat kota, kabupaten dan pusat," imbuhnya.
(mhd)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved