Perempuan Indonesia harus punya empati
Senin, 10 Desember 2012 - 12:14 WIB
Perempuan Indonesia harus punya empati
A
A
A
Sindonews.com - Dalam membangun kecancikan dalam (inner beauty) seorang wanita diminta untuk meningkatkan empati yang tinggi.
"Kemampuan untuk peka, memahami dan menghargai perasaan maupun pikiran orang lain. Dengan kemampuan ini seseorang bisa mempunyai kemampuan untuk membaca emosi orang lain," kata Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati saat mengisi diskusi bertema 'Cantik Luar Dalam di Setiap Usia' dengan Persaudaraan Insteri Anggota (PIA) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2012).
Dia menambahkan, orang yang memiliki empati biasa memiliki minat untuk peduli terhadap orang lain. "Fokus kepada perspective orang lain," tandasnya.
Tidakn hanya itu, katanya, perempuan di tanah air diharapkan bisa didasari dengan tanggung jawab sosial. Karena menurutnya, kemampuan ini memberikan kontribusi dan konstruktif untuk dirinya.
"Menolong orang lain itu sama saja dengan menolong diri kita sendiri, orang yang tidak memiliki sikap ini biasanya memiliki sikap anti sosial," tukasnya.
Terakhir dia berpesan, agar dalam diri perempuan harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan hubungan interpesonal dengan saling menjaga kesenangan bersama dalam suasana saling berbagi.
"Peka terhadap lingkungan, penekanan pada kemampuan interpersonal, kemampuan untuk mempresentasikan diri," tuturpnya.
"Kemampuan untuk peka, memahami dan menghargai perasaan maupun pikiran orang lain. Dengan kemampuan ini seseorang bisa mempunyai kemampuan untuk membaca emosi orang lain," kata Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati saat mengisi diskusi bertema 'Cantik Luar Dalam di Setiap Usia' dengan Persaudaraan Insteri Anggota (PIA) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2012).
Dia menambahkan, orang yang memiliki empati biasa memiliki minat untuk peduli terhadap orang lain. "Fokus kepada perspective orang lain," tandasnya.
Tidakn hanya itu, katanya, perempuan di tanah air diharapkan bisa didasari dengan tanggung jawab sosial. Karena menurutnya, kemampuan ini memberikan kontribusi dan konstruktif untuk dirinya.
"Menolong orang lain itu sama saja dengan menolong diri kita sendiri, orang yang tidak memiliki sikap ini biasanya memiliki sikap anti sosial," tukasnya.
Terakhir dia berpesan, agar dalam diri perempuan harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan hubungan interpesonal dengan saling menjaga kesenangan bersama dalam suasana saling berbagi.
"Peka terhadap lingkungan, penekanan pada kemampuan interpersonal, kemampuan untuk mempresentasikan diri," tuturpnya.
(mhd)