Banyak proyek mubazir di Polri

Minggu, 09 Desember 2012 - 09:47 WIB
Banyak proyek mubazir...
Banyak proyek mubazir di Polri
A A A
Sindonews.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, dengan adanya kasus Simulator SIM, Polri diharapkan segera membenahi sistem pengawasan pada proyek-proyek pengadaannya.

Pasalnya, selama ini cukup banyak proyek-proyek pengadaan bersifat mubazir dan rawan korupsi.

"Ironisnya, Irwasum dan Propam Polri seakan tidak berdaya untuk mengawasi, apalagi mempersoalkan proyek-proyek mubazir itu hingga ke pengadilan," ujar Neta dalam rilisnya, Minggu (9/12/2012).

Memperingati Hari Anti Korupsi 2012 hari ini, IPW mencatat ada tiga proyek besar yang mubazir di Polri. Pertama, Proyek Pusat Latihan Polri, di Cikeas, senilai Rp1,6 triliun. Kedua, proyek Disaster Recovery Center (DRC) di Lembang, Jawa Barat, senilai Rp139 miliar yang tidak berfungsi maksimal. Seharusnya, kata Neta, hal tersebut dijadikan sebagai tempat pengumpulan data (pusat data).

"Faktanya polres-polres dan polda-polda tak kunjung mau mengirimkan data-data ke CDR. Sehingga CDR menjadi proyek sia-sia. Bahkan Kapolri tak kunjung meresmikannya," katanya.

Ketiga, lanjut Neta, proyek mobil surveiland Intalkam tahun 2010. Semula banyak jenderal yang menolak tapi tetap diadakan. Sejak dibeli dari Jerman mobil ini tidak bisa dioperasionalkan dengan maksimal.

"Sekarang nongkrong di Mabes Polri dan tidak bisa mengirim data apa pun," lanjutnya.

Selain itu IPW berharap, KPK mulai mencermati tiga proyek pengadaan di Polri. Pertama, proyek HT (handy talky) 2013 senilai Rp300 miliar untuk polres se Indonesia. Kedua, pengadaan HT untuk Korlantas Polri senilai Rp60 miliar. Ketiga, proyek Police Backborn 2011 senilai UDS100 juta, dan tahun 2012 senilai USD75 juta.

"Selama ini Presiden selalu mengatakan jajaran pemerintah harus melakukan penghematan dan proyek-alutsista harus mengedepankan produk-industri dalam negeri. Tapi faktanya Polri tetap saja mengedepankan barang-barang dari luar negeri yang akhirnya tidak terpakai, seperti proyek DRC di Lembang," jelasnya.

Dalam rangka Hari Anti Korupsi 2012, IPW jua mendesak KPK bersikap agresif membersihkan dugaan korupsi di Polri. Pasalnya, tandas Neta, Polri harus diselamatkn dari aksi-aksi korupsi.

"Hal tersebut agar menjadi sapu bersih sebagai hulu penegakan hukum di negeri ini," tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved